Wow! Kunjungan Turis Asing Tumbuh Hampir 2.000% di Juni 2022

Industri perhotelan diajak ubah perilaku pemanfaatan makanan  
August 23, 2022
Pariwisata Kembali Bergeliat, Astindo Travel Fair Digelar Hybrid
August 23, 2022

Medcom.id/ Insi Nantika Jelita / 23 Agustus 2022, 13:02 WIB

Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mengalami lonjakan signifikan pada Juni 2022, yakni mencapai 350 ribu kunjungan atau naik hampir 2.000 persen dibandingkan Juni 2021, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Pertumbuhan positif ini diharapkan semakin meningkatkan geliat ekonomi dan terbukanya lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Tanah Air.

“Secara akumulatif jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Januari-Juni 2022 sudah hampir 750 ribu atau naik hampir 1.000 persen dibandingkan pada periode yang sama di 2021,” kata Menparekraf dalam keterangan resminya, Selasa, 23 Agustus 2022.

Kenaikan kunjungan wisman tersebut juga diiringi dengan peningkatan tingkat hunian kamar atau okupansi hotel pada Juni 2022 yang diungkapkan Sandiaga, rata-rata sudah mencapai 50 persen lebih atau naik 11,7 persen dibandingkan dengan Juni 2021.

Sandiaga menambahkan dengan meningkatnya jumlah realisasi kunjungan wisman pada 2021 sebesar 1,65 juta kunjungan dan proyeksi 2022 sebesar 1,8 hingga 3,6 juta kunjungan. “Maka, di tahun depan target kunjungan wisatawan sebesar 3,5 juta sampai tujuh juta kunjungan,” ucapnya.

Tidak hanya peningkatan jumlah wisatawan, ekspor ekonomi kreatif dan digital juga mengalami peningkatan. Nilai ekspor ekonomi kreatif cenderung stabil selama 2017-2020, namun mengalami peningkatan pada 2021.

Nilai ekspor ekonomi kreatif pada akhir 2020 mencapai USD18,78 miliar dan mengalami peningkatan di 2021 menjadi USD23,9 miliar atau sebesar 10 persen dari total nilai ekspor nasional. Kontribusi ekspor ekonomi kreatif terbesar berasal dari komoditi fesyen sebesar 61,6 persen, 31,3 persen dari komoditi kriya, dan 6,9 persen dari komoditi kuliner.

Tren ekspor ekraf yang melesat di 2021 akan terus berlanjut hingga 2022. Diproyeksikan ekspor ekraf akan mencapai USD25,14 miliar pada tahun ini. Fokus utama dalam meningkatkan ekspor ekraf adalah di tiga komoditas yaitu fesyen, kriya, kuliner.

“Namun tidak menutup kemungkinan adanya pembinaan terhadap komoditas lain sesuai dengan tren dan permintaan pasar, misalnya subsektor film, musik, aplikasi dan permainan yang sedang naik daun,” jelas Sandiaga.

Selain itu, Menparekraf juga menargetkan peningkatan jumlah startup digital. Yaitu 200 startup pada tahun ini dan meningkat menjadi 300 startup di tahun depan.

Artikel asli : https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/9K5aRlRK-wow-kunjungan-turis-asing-tumbuh-hampir-2-000-di-juni-2022

logo