Wisata Kopi Sehat Gunung Muria Dikembangkan Komunitas Kopi Muria

Masuk Zona Hijau, Bagaimana Tren Pariwisata Maluku Tenggara pada Era New Normal?
June 3, 2020
Siaran Pers : Kemenparekraf Prioritaskan Industri MICE Domestik dalam Tatanan Normal Baru
June 3, 2020

Suaramerdeka.com / Prayitno / 3 Juni 2020 , 09:47 WIB

 

KUDUS, suaramerdeka.com – Lahan kopi di Desa Colo, Japan, dan Kajar, Kecamatan Dawe, kawasan Gunung Muria Kabupaten Kudus, menjadi semarak dengan kehadiran para petani di kebunnya. Mereka kembali beramai-ramai masuk ke kebun, setelah usaha wisata mati suri akibat covid-19.

Petani kopi asal Colo, Sondi Widianto dan Zaenuri mengatakan, warga yang selama ini menyerahkan pengelolaan kebunnya, kini terlihat hampir setiap hari berada di lahannya. Mereka menggarap sendiri tanaman kopi yang tengah berbuah, dan diperkirakan pertengahan Agustus depan sudah ada buah kopi yang mulai masak pohon.

Totok, panggilan akrab Sondi Widianto, yang sudah setahun fokus menggarap sendiri kebunnya mengakui, menyerahkan pengelolaan lahan kepada orang lain butuh pengeluaran yang tak sedikit. ‘’Sejak wisata ziarah di sini terdampak pandemi, tidak ada lagi pendapatan, ya mau tidak mau harus menggarap sendiri kebun kopinya,” tambah Gus Nung, panggilan Zaenuri.

Sementara, Komunitas Kopi Muria (KKM) Desa Colo dan Japan masih terus mematangkan agenda meluncurkan paket Wisata Kopi Sehat Gunung Muria. ‘’Butuh keseriusan dan kekompakan mendesain paket wisata kopi, termasuk penyempurnaan base camp KKM sebagai kedai, ruang pamer, serta destinasi wisata,’’ tutur Ketua KKM Pujiharto.

Menurut Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar, Mutrikah, penyusunan paket Wisata Kopi Sehat Gunung Muria sebagai jawaban atas wacana adanya pergeseran model wisata akibat pandemi. ‘’Bila situasi dan kondisinya telah kondusif selaras dengan new normal(pola hidup baru), paket wisata model begitu berpeluang meraih pasar,’’ ujarnya.

Tentang keberadaan base camp KKM, sebagaimana diberitakan, tidak hanya sebagai sekretariat komunitas petani. Tetapi juga menjadi tempat pengolahan, pemasaran dan ruang pamer produksi kopi, kedai kopi, dan nantinya juga sebagai destinasi wisata kopi,’’ tandasnya.

 

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/gayahidup/travel/230491-wisata-kopi-sehat-gunung-muria-dikembangkan-komunitas-kopi-muria

logo
Hubungi Kami