Warga Lereng Merapi Rintis Wisata Anggrek

Tren Game Naik, Telkomsel Rilis Kolak Express 3
June 8, 2020
Archipelago International Lakukan Rapid Test Covid-19 untuk Seluruh Karyawan
June 8, 2020

Kumparan.com / Konten Redaksi Tugu Jogja / 8 Juni 2020, 8:18 WIB

 

Pandemi COVID-19 membawa dampak bagi banyak masyarakat khususnya aktivitas maupun perekonomian. Salah satunya wilayah yang juga terdampak ialah lereng Merapi khususnya di Kaliurang. Walaupun aktivitas perekonomian warga di bidang pariwisata mandek, hal tersebut tak lantas membuat mereka berdiam diri. Justru warga berupaya untuk menghidupkan kembali masyarakat.

Lewat kegiatan bercocok tanam, warga mengisi waktu di tengah lesunya kegiatan wisata. Sriyanto, ketua yang menggagas anggrek di Desa Ngipiksari RT 01 RW 12, Hargobinangun, Sleman mengatakan bahwa hal ini merupakan salah satu bentuk warga untuk tetap bergerak menghidupi diri.

Dimulai dari rencana jangka pendek berupa membuat ketahanan pangan, selanjutnya warga juga merintis kampung anggrek. Harapannya ini nantinya bisa sebagai bekal hidup warga sekaligus meningkatkan kembali gairah wisata kedepannya.

“Kita menyikapi dengan adanya dampak COVID-19 ada anjuran di rumah kita tidak bisa tinggal diam karena dari sektor ekonomi untuk daerah Kaliurang terhenti total. Kita berpikir untuk bagaimana menghidupi masyarakat kita masing-masing. Kita ada ide membuat ketahanan pangan. Kemudian kita juga berpikir setelah ini nanti kita juga akan meningkatkan gairah kembali wisata di Kaliurang,” ujarnya pada Minggu (7/6/2020).

Seiyanto mengatakan bahwa hal ini dimulai dari lingkup kecil terlebih dahulu. Sebelum nanti akhirnya akan dikembangkan menjadi kegiatan yang besar.

“Ini kita mulai dulu dari lingkup yang kecil di RT 1 Ngipiksari. Nanti jika sudah berkembang akan kita gandeng RT yang lainnya,” katanya.

“Seluruh warga di sini terlibat dalam penanaman. Diharapkan ini nanti bisa jadi destinasi baru,” imbuhnya.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun mengapresiasi langkah warga yang mengisi waktu luang di tengah lesunya kegiatan wisata. Menurutnya hal ini selain bertujuan untuk pelestarian, diharapkan nantinya bisa memikat wisatawan untuk datang dan berkunjung dengan catatan bahwa nantinya ini betul-betul dirawat dan dikembangkan.

“(Diharapkan) Ini akan mengundang tamu tamu terhormat kita baik pramuwisata lokal maupun mancanegara,” ungkapnya.

 

Artikel Asli : https://kumparan.com/tugujogja/warga-lereng-merapi-rintis-wisataanggrek1tZF5CBI0Mk/full

logo