Balawan-Eko Suprianto bedah peluang seni virtual di era pandemi
November 2, 2020
Pandemi Covid-19 Menginspirasi Komunitas Difabel Blora
November 3, 2020

Suaramerdeka.com / Red/3 November 2020, 00:01 WIB

PATI, suaramerdeka.com – Usaha kecil menengah (UKM) yang terkena dampak penyebaran pandemi Covid-19 mendapat perhatian ini Universitas Diponegoro (Undip), melalui program pemberdayaan masyarakat.

“Pandemi Covid-19 berdampak pada perkembangan perekonomian rakyat, di antaranya dirasakan pelaku usaha UMKM Batik Pati,” kata Dosen Undip, Sugito, di Bakaran, Juwana, Pati, kemarin.

Dia dan dosen yang lain yaitu Alan Prahutama serta Ragil Saputra, memberikan perhatian sekaligus upaya pemecahan masalah. Mereka melakukan pendampingan dan pemberdayaan terhadap UMKM batik.

Tim dosen juga mendapat dukungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Undip dalam menjalankan pendampingan melalui skema kegiatan pengabdian masyarakat.

 

Teknologi

 

Sugito mengatakan, program ini mencakup pemberian teknologi tepat guna yang dilakukan untuk UMKM Batik Yuliati Warno, di antaranya adalah pembuatan tempat penampungan air utuk proses produksi. Selain itu, untuk mendukung langkah pemasaran dibuatkan papan nama jalan yang memudahkan konsumen menuju lokasi.

Adapun untuk UMKM Batik Bakaran Yahyu disediakan program berupa pembuatan penjemuran kain yang sudah diproses. “Selebihnya kami bantu untuk proses pengurusan perizinan. Lalu juga pada bidang pemasaran diciptakan situs internet untuk UKM,” katanya.

Langkah lainnya berupa diversifikasi produk milik pelaku usaha. Tamsis selaku pemilik UMKM Batik Bakaran Yuliati Warno mengakui, selama pandemi pendapatan per hari mereka turun hingga 50 persen.

Kondisi ini membuat pelaku usaha yang rata-rata dari kalangan menengah merasa terpukul. Mereka pun mencoba untuk tetap bertahan supaya usahanya tidak gulung tikar.

Sementara itu, Priyanto pemilik UMKM Batik Bakaran Yahyu menegaskan, dengan adanya pendampingan dari Undip, mereka sangat terbantu. Selama pandemi mereka mengambil kebijakan mengurangi jumlah karyawan dan produksi.

Mereka berharap wabah ini cepat berakhir, sehingga mereka bisa memperluas pemasaran, meningkatkan penjualan, dan menambah jumlah produksi.

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/regional/muria/245914-umkm-batik-diberi-pendampingan

logo
Hubungi Kami