Turis Asing Liburan ke Bali Bisa Ikutan Program Warm Up Vacation, Apa Itu?

Sandiaga: Wonderful Indonesia kerja sama dengan tim balap MotoGP 2022
February 7, 2022
Festival “I Look Boalemo” tetap digelar sesuai standar PPKM
February 7, 2022

iNews,id/  Novie Fauziah/ 07 Februari 2022,15:45 WIB

JAKARTA, iNews.id – Dalam rangka membangkitkan industri pariwisata Bali, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengusung program Warm Up Vacation. Program ini dikhususkan untuk turis asing.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), terus berupaya melakukan cara agar industri pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) di Indonesia bangkit kembali. Sebab, selama pandemi, pendapatan dari pariwisata sangat tergerus cukup drastis, khususnya di Bali.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya mengatakan, melalui program Warm Up Vacation yang diusung, diperuntukkan bagi turis asing yang akan berlibur ke Bali diharapkan dapat membantu membangkitkan sektor parekraf.

Nia menjelaskan, Warm Up Vacation adalah program yag dikhususkan bagi turis asing atau wisatawan mancanegara (wisman) yang berlibur ke Bali, dibebaskan memilih lima hotel untuk karantina yang sudah dipersiapkan oleh Kemenparekraf.

“Mereka (Wisman) yang datang ke Bali bisa melakukan aktivitas di area (karantina), yakni yang didedikasikan untuk bubble. Jadi tidak hanya di kamar saja,” katanya saat Weekly Press Briefing Kemenparekraf secara virtual, Senin (7/2/2022). Lima hotel yang ditunjuk sebagai bagian dari program Warm Up Vacation ini, di antaranya Grand Hyatt Hotel Nusa Dua, The Westin Nusa Dua, Royal Tulip Hotel, Griya Santrian Sanur, dan Viceroy Ubud.

Menurut Nia, sementara ini kelima hotel inilah yang bisa dijadikan tempat karantina bagi turis asing yang liburan ke Bali. Segala fasilitas cukup lengkap disediakan, mulai dari kamarnya yang nyaman, bersih, hingga makan pagi, siang dan malam semua telah dimasukkan ke dalam paket di dalamnya.

Nia menambahkan, para turis asing ini akan menjalani karantina selama 4 hingga 5 hari. Kemudian untuk harga hotel yang masuk ke dalam Warm Up Vacation ini dibanderol hingga Rp10 juta. “Sudah all in,” ujarnya.

Akan tetapi, kata Nia, program ini memang tidak diwajibkan untuk semua turis asing yang liburan ke Bali. Dengan demikian, wisman lainnya yang tidak termasuk dalam program Warm Up Vacation itu tidak bisa bebas bepergian selama masa karantina.

Nia menegaskan, wisman yang datang dan menyelesaikan karantinanya di Bali tidak bisa berkunjung ke daerah lainnya di Indonesia.

Artikel asli: https://www.inews.id/travel/destinasi/turis-asing-liburan-ke-bali-bisa-ikutan-program-warm-up-vacation-apa-itu/all

logo