Tips Menjadi Traveler yang Bertanggung Jawab di Masa Pandemi

Warteg BUngKUS, Nasi Campur Khas Tegal dengan Gaya Baru di Malang
September 9, 2020
Gugus tugas kaji permintaan penambahan kuota pengunjung Borobudur
September 9, 2020

Kumparan.com / Konten Redaksi kumparan / 9 September 2020, 18:03 WIB

Pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling terdampak akibat pandemi. Banyak tempat wisata yang harus tutup sementara demi mencegah penyebaran COVID-19.

Namun, memasuki masa Adaptasi Kebiasaan Baru, kini secara perlahan sektor pariwisata Indonesia mulai bangkit kembali. Tempat wisata mulai kembali dibuka, traveler perlahan namun pasti mulai kembali berwisata #DiIndonesiaAja, khususnya wisata alam.

Wisata alam memang saat ini banyak dipilih sebagai alternatif liburan karena menawarkan ruang terbuka hijau, yang dinilai lebih aman dari virus yang menyebar lewat udara. Salah satu destinasi wisata yang menawarkan wisata alam dengan pesonanya yang indah adalah Likupang.

Sebagai satu dari lima destinasi wisata super prioritas, Likupang, Sulawesi Utara, punya keelokan yang tak perlu diragukan lagi. Salah satu kecamatan di Kabupaten Minahasa Utara tersebut menyimpan pesona alam yang eksotis.

Seperti Pulau Lihaga yang terkenal dengan spot diving-nya yang masih perawan. Di Pulau Lihaga kamu bisa menjumpai pantai berwarna putih kecoklatan berpadu dengan perairan biru jernih dan gradasi warna kehijauan.

Ada pula Pantai Paal yang merupakan salah satu ‘surga’ tersembunyi yang terletak di Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Pasir yang lembut hingga ombak yang bersaut-sautan menyapu bibir pantai menjadi pemandangan indah, membuatmu betah berlama-lama di sini.

Walaupun terbilang baru, obyek wisata Pantai Paal ini sudah tertata dengan baik. Ada beberapa fasilitas yang disediakan, seperti rumah-rumah panggung untuk kegiatan ibadah, toilet, dan lahan parkir yang memadai.

Ingin destinasi wisata yang tak hanya sekadar pantai? Kamu bisa berkunjung ke Desa Bahoi. Desa ini memang dikenal dengan spot hutan bakaunya yang sangat dijaga oleh penduduk setempat.

Ada sebuah jembatan cantik yang menghubungkan desa ini ke pesisir pantai. Uniknya jembatan tersebut dibangun tanpa merusak hutan bakau. Jembatan dibuat mengikuti arah pertumbuhan bakau.

Meskipun kini tempat wisata di Indonesia mulai dibuka kembali, tetapi kesadaran kolektif dari para traveler sangat diperlukan di masa pandemi seperti sekarang ini. Tak hanya sekadar menikmati wisata yang disajikan alam Indonesia, traveler juga diimbau turut berkontribusi menjaga dan memperhatikan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran virus corona.

Untuk itu, berikut kumparan rangkum tips menjadi traveler yang bertanggung jawab di tengah pandemi COVID-19.

  1. Selalu Mengenakan Masker

Masker merupakan saat ini hal yang paling penting untuk dilakukan, tak terkecuali di tempat wisata. Banyaknya orang di tempat wisata membuat virus akan lebih cepat menyebar.

Dengan menggunakan masker kamu akan lebih aman terhindar dari risiko penyebaran virus dan juga menyebarkan virus kepada orang lain. Bawalah masker lebih dari satu dan ganti setiap empat jam sekali agar lebih higienis ketika digunakan.

  1. Menjaga Jarak, Jangan Bergerombol

Tak hanya menggunakan masker, saat di tempat wisata kamu juga harus menjaga jarak dengan wisatawan lainnya. Menjaga jarak merupakan salah satu langkah pencegahan penyebaran virus COVID-19 yang dianjurkan oleh pemerintah.

Cobalah untuk mencari tempat wisata yang tidak terlalu ramai agar terhindari dari banyaknya wisatawan lain yang datang. Jika tidak bisa, usahakan kamu tidak berjabat tangan dan menjaga jarak sekitar 2 meter dengan wisatawan lainnya untuk meminimalisir penyebaran virus di tempat wisata.

  1. Cek Suhu Tubuh Sebelum Masuk Tempat Wisata

Kemudian, jangan lupa mengecek suhu tubuh sebelum masuk tempat wisata. Pastikan juga kamu dalam kondisi sehat dengan suhu tubuh di bawah 37,3 derajat celcius.

Jangan memaksakan diri untuk bepergian ke tempat wisata jika sedang merasa demam atau badan tidak fit. Jika merasakan kondisi seperti batuk, flu, dan demam saat berada di tempat wisata, segera periksakan diri di fasilitas kesehatan yang tersedia di sana.

  1. Rajin Cuci Tangan

Selain selalu memakai masker, kamu juga harus rajin cuci tangan dengan sabun dan membawa hand sanitizer saat berada di tempat wisata. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sangat berguna untuk mencegah masuknya kuman, virus dan bakteri melalui mulut, hidung, dan mata.

Dilansir Cleveland Clinic, COVID-19 menyebar melalui tetesan atau droplet pernapasan orang yang terinfeksi. Sehingga, mungkin saja seseorang bisa mendapatkan COVID-19 dengan menyentuh permukaan atau objek yang memiliki virus di atasnya dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata mereka sendiri.

Jangan lupa pula untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Ini sangat berguna agar lingkungan tempat wisata selalu terjaga kebersihannya.

  1. Usahakan Datang ke Tempat Wisata dengan Kendaraan Pribadi

Usahakan kamu menggunakan kendaraan pribadi apabila berencana berkunjung ke tempat wisata yang ada #DiIndonesiaAja. Hal ini berguna untuk meminimalisir kontak dengan orang lain ketika berada di kendaraan umum.

Saat di dalam mobil atau motor, jangan lupa untuk menyemprotkan disinfektan di tempat yang sering kamu sentuh agar kebersihan tetap terjaga. Tak lupa untuk selalu memakai masker meskipun berada di dalam kendaraan pribadi.

Gimana, enggak susah kan jadi traveler yang bertanggung jawab saat jalan-jalan #DiIndonesiaAja?

Artikel Asli : https://kumparan.com/kumparantravel/tips-menjadi-traveler-yang-bertanggung-jawab-di-masa-pandemi-1uAOL0cChfl/full

logo