Tanggap Darurat Covid-19 DIY Diperpanjang, Kaki Langit Menyambut Baik

Genjot Pariwisata Lokal, Pemkab Banyuwangi Gandeng Traveloka
August 5, 2020
Siaran Pers : Kemenprekraf dan Agoda Gelar Event Kompetisi Foto “Permata Kotaku”
August 5, 2020

Suaramerdeka.com / Andika Primasiwi / 5 Agustus 2020, 10:00 WIB

BANTUL, suaramerdeka.com – Selama empat bulan masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), aktivitas industri pariwisata Pasar Sabtu-Minggu (Semi) Kaki Langit terhenti. Kendati demikian pelaku industri mengaku siap melaksanakan Keputusan Gubernur DIY yang memperpanjang status tanggap darurat bencana hingga 30 Agustus 2020.

“Meski selama empat bulan ini kelompok kami hampir tidak memperoleh pemasukan sama sekali, tetapi kami taat pada keputusan gubernur,” ungkap Samijan, Ketua Pengelola Wisata Kaki, belum lama ini.

Dalam perbincangan dengan Tim Pengabdian bagi Masyarakat UPN “Veteran” Yogyakarta (UPNVY), Samijan mengaku selama masa pandemi Covid-19 para pedagang yang tergabung dalam paguyuban tak lagi beraktivitas di Wisata Pasar Sami Kaki Langit. “Mereka yang semula bertani, kembali bertani. Sementara yang lain ada pula yang membuat makanan ringan untuk dititipkan di warung,” tambah Samijan.

Akibat pandemi Covid-19, praktis destinasi wisata di daerah Mangunan, Bantul tersebut tidak menerima kunjungan sama sekali. “Dua minggu terakhir ini sebenarnya sudah ada beberapa rombongan dari luar kota yang datang, tetapi tetap tidak kami terima karena Gubernur masih belum mengizinkan. Kalau pengunjung perorangan setiap hari berdatangan, namun mereka bernasib sama,” tambah Samijan.

Seperti diketahui, melalui SK No 227/KEP/2020 Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X memperpanjang masa tanggap darurat untuk ketiga kalinya. Masa tanggap darurat Covid-19 di DIY diperpanjang hingga tanggal 31 Agustus 2020. Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Pengabdian bagi Masyarakat (PbM) UPNVY, Dr. Agung Prabowo mengungkapkan perpanjangan tersebut semata-mata untuk kebaikan masyarakat.

Justru itulah yang mendorong timnya untuk melakukan upaya revitalisasi destinasi wisata ini agar bisa bangkit selepas Covid-19. Sambil menunggu izin beroperasi, kami mempersiapkan upaya promosi wisata ini supaya segera pulih,” ungkap dosen Ilmu Komunikasi ini.

“Pendampingan ini sudah kami lakukan sejak 2017. Kami berusaha mempromosikan melalui pembuatan konten maupun pemilihan medianya,” tambah Medi Tri Laksono, anggota tim yang juga membantu pengelola wisata melakukan persiapan menata Kaki Langit untuk protokol Covid-19.

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/regional/kedu/237127-tanggap-darurat-covid-19-diy-diperpanjang-kaki-langit-menyambut-baik

logo
Hubungi Kami