Sukseskan MotoGP 2022, Vaksinasi Booster Digelar di Poltekpar Lombok

Sandiaga Ingin Bali Blockchain Conference Buka Peluang Usaha Baru
February 22, 2022
Karya Alief Reynaldi, Produser Muda yang Dirilik Label Internasional
February 22, 2022

Suaramerdeka.com / Alula SM / 22 Februari 2022 , 18:07 WIB

SUARAMERDEKA.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno meninjau pelaksanaan vaksinasi booster yang dilaksanakan di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Senin 21 Februari 2022.

Fasilitas vaksinasi tersebut diperuntukkan untuk 50 mahasiswa Poltekpar Lombok. Terdapat dua jenis varian vaksin yaitu sinovac dan pfizer.

Untuk mahasiswa yang telah menyelesaikan vaksin dosis pertama dan kedua jenis Sinovac, maka akan mendapatkan booster Pfizer

Sementara, jika baru vaksinasi dosis pertama, maka akan diberikan Sinovac. Kemudian jumlah ini akan ditingkatkan, sehingga seluruh civitas akademika maupun mahasiswa Poltekpar Lombok telah menerima vaksinasi dosis lengkap.

Tercatat untuk program Vaksinasi Boster di Poltekpar Lombok bagi civitas akademika sudah terlaksana pada 212 orang dengan rincian 162 pegawai dan 50 mahasiswa yang telah memenuhi syarat mengikuti vaksinasi.

Pemerintah menargetkan sekitar 800 mahasiswa yang akan divaksin, sisanya kemudian akan diberikan pada Maret 2022 untuk mencakup waktu vaksin 6 bulan setelah vaksin kedua.

Menparekraf Sandiaga Uno sangat mengapresiasi serbuan vaksinasi ini dan mengajak seluruh civitas akademika termasuk mahasiswa Poltekpar Lombok, dan masyarakat setempat turut aktif dalam program vaksinasi.

Hal ini agar program vaksinasi booster yang baru dimulai di Lombok ini dapat mendukung kesuksesan ajang MotoGP 2022, karena semakin banyak yang divaksinasi, maka situasi pandemi akan lebih terkendali.

“Saya memberikan apresiasi kepada Pak Herry (Direktur Poltekpar Lombok) dan tim langsung gercep untuk menyelenggarakan vaksinasi booster. Karena ini yang didorong pemerintah di setiap lini masyarakat karena ada 14 juta vaksin yang sebentar lagi kadaluwarsa, kita manfaatkan untuk booster,” kata Sandiaga.

Berdasarkan data terbaru sampai dengan 20 Februari 2022, penerimaan vaksinasi dosis pertama Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah mencapai 90,89 persen.

Dosis kedua 63,19 persen dan dosis ketiga baru sekitar 2,03 persen.

“Di NTB tingkat vaksinasinya sudah tinggi di atas 70 persen, tapi booster ini baru dimulai, jadi kita ingin booster ini juga apalagi akan terselenggara MotoGP harus bisa kita genjot hingga mencapai 50 persen paling tidak dan diberikan prioritas untuk lansia dan masyarakat yang berisiko tinggi,” kata Sandiaga.

Menparekraf mengungkapkan bahwa vaksin booster memiliki beberapa manfaat utama.

Pertama sistem kekebalan tubuh akan lebih baik menghadapi serangan virus corona. Kedua, menurunkan risiko penularan karena varian Omicron ini sangat cepat penularannya. Ketiga, mengurangi dampak berat dan seandainya terpapar, dampaknya cenderung ringan atau tanpa gejala.

Lebih lanjut, Menparekraf telah mengikuti rapat koordinasi dengan Menkomarvest untuk membahas langkah awal dalam menghadapi masa transisi dari pandemi menuju endemi.

“Saya ingin menggaris bawahi herd immunity ini karena tadi malam kita sudah mulai membahas langkah-langkah awal transisi menuju endemi. Dengan transisi menuju endemi maka pandemi berakhir dan kegiatan masyarakat bisa kembali meningkat walaupun dengan bingkai protokol kesehatan,” ujarnya.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Artikel asli : https://www.suaramerdeka.com/nasional/pr-042731552/sukseskan-motogp-2022-vaksinasi-booster-digelar-di-poltekpar-lombok

logo