Siaran Pers : Menparekraf Targetkan Vaksinasi 6.000 Orang di Sentra Vaksinasi COVID-19 Poltekpar Medan

HUT ke-76 RI, 16 Brand Indonesia Mejeng di Times Square New York
August 18, 2021
Siaran Pers: Menparekraf Dorong Mahasiswa Poltekpar Lombok Pacu Kreativitas di Sektor Parekraf
August 18, 2021

SIARAN PERS

KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF/BADAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

Menparekraf Targetkan Vaksinasi 6.000 Orang di Sentra Vaksinasi COVID-19 Poltekpar Medan

Jakarta, 18 Agustus 2021 – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan 6.000 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif juga masyarakat umum dapat menjalani vaksinasi COVID-19 di sentra vaksinasi Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan, Polda Sumatra Utara dan Gojek Indonesia menghadirkan sentra vaksinasi COVID-19 dosis ke-1 yang berlangsung selama tiga hari pada tanggal 18, 20 dan 22 Agustus 2021.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, sampai dengan 17 Agustus 2021, masyarakat Sumatra Utara yang sudah menerima vaksinasi dosisi ke-1 sebanyak 774,9 ribu orang (37.25 persen) dan yang menerima vaksinasi dosis ke-2 sebanyak 287,6 ribu orang (13,83 persen).

“Saya mengapresiasi hasil kolaborasi Poltekpar Medan, Polda Sumatera Utara dan Gojek Indonesia atas perannya dalam turut menyukseskan program vaksinasi nasional. Ketika semua lini bangsa ini Geber, Gercep dan Gaspol, saya percaya bahwa kita akan mampu mewujudkan herd immunity,” kata Menparekraf Sandiaga Uno saat meninjau secara virtual kegiatan vaksinasi di Sentra Vaksinasi COVID-19 Poltekpar Medan.

Menparekraf menjelaskan, kesiapan destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif harus ditunjang dengan berbagai aspek untuk dapat menyambut wisatawan di era kenormalan baru. Vaksinasi sebagai salah satu pilar guna menekan penyebaran COVID-19, harus dapat diakselerasi khususnya terhadap pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat.

Selain juga tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, serta penyiapan destinasi dan sentra ekonomi kreatif yang memperhatikan aspek CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability). Serta pengembangan sumber daya manusia yang kompeten serta adaptif dengan perkembangan teknologi.

“Akselerasi vaksinasi ini akan terus kita tingkatkan di seluruh Indonesia seiring dengan penyediaan stok obat-obatan, dosis vaksin dan oksigen yang semakin tersedia,” kata Sandiaga.

“Sampai minggu lalu sudah lebih dari 180 ribu masyarakat yang tervaksinasi melalui sentra vaksin yang berkolaborasi dengan Kemenparekraf. Dengan penambahan sentra di Poltekpar dan beberapa lokasi lain, minggu ini akan bertambah menjadi 193 ribu. Sehingga angkanya dapat terus bertambah sampai Desember 2021,” katanya.

Menparekraf mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menunda vaksinasi yang menjadi benteng menghadapi pandemi. Sehingga masyarakat dan para pelaku parekraf dapat kembali bergerak dan memberi harapan baru bagi momentum bangkitnya perekonomian Indonesia dengan terbukanya lapangan kerja.

“Mari serbu sentra vaksin terdekat dengan mengajak keluarga, kolega, teman untuk kita bersama membantu Indonesia bangkit melalui vaksinasi. Sehingga, roda perekonomian dapat kembali bergerak dan memberi harapan baru masyarakat,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Letnan Jenderal TNI (Purn) Edy Rahmayadi; Pangdam I/BB Sumatera Utara, Mayjen TNI Hassanudin; Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Drs. RZ Panca Putra Simanjuntak; Direktur Politeknik Pariwisata Medan, Dr. Anwari Masatip; Regional Head of PPGR Gojek Sumatera, M. Ruslan; VP of PPGR Regional Gojek Indonesia, M. Chairil; Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama, Ni Wayan Giri Adnyani; Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis, Henky Manurung; serta Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Vinsensius Jemadu.

Cecep Rukendi
Plt. Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Attachments

logo