Siaran Pers: Menparekraf Hadiri Program Vaksinasi Massal Poltekpar Bali

Salatiga Diusulkan sebagai Kota Gastronomi UNESCO, Begini Syarat yang Harus Dipenuhi
July 26, 2021
PELAKU PARIWISATA HARAP PPKM LEVEL 3-4 ADALAH YANG TERAKHIR
July 26, 2021

SIARAN PERS

 

KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF/BADAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

 

Menparekraf Hadiri Program Vaksinasi Massal Poltekpar Bali

 

Benoa, 26 Juli 2021 –  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, hadir secara daring dalam pembukaan program vaksinasi massal yang dilaksanakan oleh Poltekpar Bali.

 

 

Dalam program vaksinasi yang dilaksanakan pada Senin (26/7/2021), Sandiaga mengatakan Kemenparekraf/Baparekraf ikut berkontribusi mengendalikan angka penyebaran COVID—19 dengan mendorong percepatan vaksinasi. “Vaksinasi ini terus kita dorong karena (COVID-19) varian delta ini mengakibatkan terjadinya dinamika yang luar biasa,” kata Sandiaga.

 

Sandiaga juga mengapresiasi Poltekpar Bali yang bekerja sama dengan Kelurahan Benoa dalam melaksanakan vaksinasi ini. Menurutnya, vaksinasi ini bisa menjadi benteng bagi masyarakat Bali, terutama yang ada di sekitar kawasan Poltekpar Bali untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari COVID-19.

 

“Sekitar 80 persen masyarakat Benoa yang bekerja pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tentu saja terdampak oleh pandemi ini. Oleh karena itu pada 24, 26, dan 29 Juli 2021 ini kita dorong untuk melaksanakan vaksinasi karena banyak varian baru dari COVID-19 yang harus kita sikapi dengan vaksinasi yang lebih terdistribusi merata,” katanya.

 

Selain itu, vaksinasi yang diikuti oleh 2.000 masyarakat Benoa ini juga bertujuan untuk mempercepat pembukaan kembali pariwisata Bali bagi wisatawan.

 

FOTO: DOKUMENTASI POLTEKPAR BALI

 

“Sudah 88,5 persen penduduk Bali atau 3,1 juta orang yang menerima vaksin dosis pertama. Namun yang dosis kedua baru 700 ribu orang atau sekitar 23 persen, jadi kita harus bergerak lebih cepat lagi,” ujar Sandiaga.

 

Sandiaga juga mengingatkan agar 2.000 masyarakat Kelurahan Benoa yang menerima vaksinasi dari Poltekpar Bali ini agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin. Selain itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk melaksanakan vaksinasi dengan berkunjung ke sentra vaksinasi setempat.

 

“Mari bantu Indonesia, bantu Bali untuk menyukseskan vaksinasi. Ayo kita berkolaborasi, kita bergerak, beri harapan baru, dan lahirkan momentum bangkitnya perekonomian Indonesia,” ungkap Sandiaga.

 

FOTO: DOKUMENTASI POLTEKPAR BALI

 

Sementara itu, Direktur Poltekpar Bali, Ida Bagus Putu Puja, yang hadir langsung di Aula Joop Ave Poltekpar Bali, mengatakan vaksinasi ini dilaksanakan dengan kolaborasi antara pihaknya dengan Kelurahan Benoa dan Puskesmas Benoa. “Vaksinasi ini dilaksanakan untuk membentuk herd immunity di kalangan masyarakat, sehingga dapat mencegah dan menurunkan potensi penyebaran virus COVID-19,” kata Putu Puja.

 

Dalam acara ini, Menparekraf Sandiaga didampingi Sekretaris Kemenparekraf/ Sekretaris Utama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani; serta Staf Ahli Menparekraf Bidang Manajemen Krisis, Henky Manurung.

 

Cecep Rukendi
Plt. Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

logo