Siaran Pers : Menparekraf Dukung Pengembangan Subsektor Film Perluas Lapangan kerja di Surabaya Jatim

Enam Figur ‘Jenius’ dalam Mendukung Generasi Kreatif Indonesia
September 16, 2021
Dukung Ekonomi Kreatif di Jakarta, DKI Bakal Pasang Sepatu Raksasa di Sejumlah Titik
September 17, 2021

SIARAN PERS

KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF/BADAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

 

Menparekraf Dukung Pengembangan Subsektor Film Perluas Lapangan kerja di Surabaya Jatim

 

Surabaya, 16 September 2021 – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendukung penuh pengembangan subsektor film yang tengah berkembang pesat di Surabaya, Jawa Timur.

 

 

Dalam rangkaian workshop Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia di Hotel Bumi Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/9/2021), Sandiaga menyampaikan subsektor film yang tengah berkembang pesat di Surabaya potensial untuk didorong terus dalam upaya membuka lapangan kerja. “Subsektor perfilman ini membuka peluang yang luar biasa bagi ekosistem ekonomi kreatif,” kata Sandiaga.

 

Sandiaga mengatakan, perluasan lapangan kerja di sektor perfilman diharapkan dapat semakin memperluas lapangan kerja bagi 20 juta pekerja di Indonesia. “Kami memiliki beberapa program yang tadi langsung kita sandingkan dengan Pemerintah Kota Surabaya, mudah-mudahan ini bisa kita kolaborasikan,” katanya.

 

Salah satu program untuk meningkatkan kualitas subsektor perfilman di Surabaya, lanjut Sandiaga, adalah program Kab/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia. Program yang berupa kegiatan workshop dan fasilitasi pengembangan potensi ekonomi kreatif ini dilaksanakan di 25 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Di mana dalam hal ini, Surabaya mengedepankan pengembangan subsektor film.

 

Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan pemikiran kreatif peserta. Sehingga dapat terus berkarya dengan bekal materi kreativitas, permodelan bisnis, promosi digital dan pengelolaan keuangan, serta permodalan.

 

 

“(Workshop) ini adalah peluang kita untuk bangkit kembali, membuka peluang kerja,” ungkap Sandiaga.

 

Selain itu, terkait pemulihan ekonomi nasional di subsektor perfilman, Sandiaga menjelaskan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) beserta Kementerian Keuangan telah menganggarkan sekitar Rp266-300 miliar untuk pemulihan subsektor perfilman. Di mana, anggaran ini meliputi promosi, produksi, dan pembelian hak penyaluran bagi film-film yang diproduksi oleh para pelaku perfilman.

 

“Kita harapkan ini bisa menggerakkan sektor perfilman terutama untuk film pendek dan dokumenter. Sektor perfilman juga diharapkan dapat menggerakkan kembali perekonomian Surabaya karena produksi satu film saja bisa membuka ratusan lapangan kerja,” ujar Sandiaga.

 

 

Workshop ini sendiri diisi dengan pemberian materi terkait peningkatan inovasi dan kewirausahaan yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dengan pelaku ekonomi kreatif subsektor film, animasi, dan video dari komunitas film, animasi, dan video di Kota Surabaya yang dihadiri oleh 35 orang pelaku ekonomi kreatif.

 

Acara ini juga dihadiri oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Antiek Sugiharti; dan anggota Komisi II DPR RI, Rahmat Muhajirin. Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga juga sempat menjajal kemampuannya dalam berakting dengan salah seorang peserta workshop.

Cecep Rukendi
Plt. Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Attachments

logo