Siaran Pers: Menparekraf Dorong Mahasiswa di 6 PTNP Jadi Pengusaha dan Ciptakan Lapangan Kerja

Punya Usaha di Sektor Wisata? Begini Cara Daftar CHSE
August 23, 2021
Siaran Pers: Wamenparekraf Ajak Masyarakat Tingkatkan Vaksinasi dan Perkuat Protokol Kesehatan
August 23, 2021

SIARAN PERS

 

KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF/BADAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

 

Menparekraf Dorong Mahasiswa di 6 PTNP Jadi Pengusaha dan Ciptakan Lapangan Kerja

 

Bandung, 23 Agustus 2021 – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong mahasiswa yang tengah menuntut ilmu di enam Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata agar merintis jalan menjadi pengusaha sehingga mampu menciptakan lapangan kerja di bidang parekraf.

 

 

Enam PTNP tersebut di antaranya Politeknik Pariwisata Lombok, Politeknik Pariwisata Medan, Politeknik Pariwisata Palembang, Politeknik Pariwisata Makassar, Politeknik Pariwisata Bali, dan Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung.

 

“Di tengah pandemi dan sulitnya ekonomi, mahasiswa PTNP harus andal dalam bidang enterpreneur, bukan hanya mencari lapangan kerja setelah lulus, tapi juga menciptakan lapangan kerja,” kata Menparekraf, Sandiaga Uno, dalam acara Stadium Generale Hybrid Bersama PTNP Kemenparekraf dengan tema “Peran Proaktif Civitas Akademika PTNP dalam Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi COVID-19”, yang digelar secara hybrid, di STP Bandung, Senin (23/8/2021).

 

Hal ini dikarenakan ada 34 juta masyarakat yang menggantungkan pendapatannya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

 

Untuk menjadi pengusaha di tengah pandemi, Menparekraf menyampaikan bahwa mahasiswa harus memiliki niat yang kuat. “Karena jika tidak memiliki niat yang kuat maka mustahil usaha dapat berjalan secara optimal dan sesuai rencana,” tutur Sandiaga.

 

FOTO: ILUSTRASI

 

Selain itu, perlu juga kemampuan untuk menyiapkan modal. Modal yang dimaksud tidak hanya dari sisi finansial, tetapi modal dari sisi intelektual terutama literasi digital, modal sosial, dan modal networking yang sangat penting dalam mengembangkan usaha, serta belajar dari pengalaman orang lain dalam membangun usaha.

 

“Saya sendiri mendirikan usaha pada saat krisis di tahun 97, dimana saya di-PHK dan memutuskan untuk membuka usaha bersama teman saya. Dan alhamdulillah sampai saat ini sudah membuka lebih dari 30 ribu lapangan pekerjaan. Oleh karena itu, menjadi pengusaha harus mampu berinovasi, take a risk, dan proaktif. Kita harus bergerak, bergerak, dan bergerak, tidak bisa kita menunggu bola, kita harus menjemput bola,” ujarnya.

 

“Karena enterpreneur itu bukanlah sebuah profesi, melainkan sebuah mindset yang terdiri dari kerja keras, sikap hidup optimistis, inovatif, kreatif, dan yang paling penting menumbuhkan jiwa leadership” kata Sandiaga.

 

Di samping itu, dikatakan Menparekraf mahasiswa PTNP sebagai generasi milenial dan generasi Z dapat membantu Kemenparekraf/Baprekraf dalam melakukan promosi pariwisata dengan menjadi duta pariwisata di masing-masing daerah melalui platform media sosial, mendukung pariwisata berkelanjutan dengan membantu masyarakat di sekitar destinasi pariwisata untuk menjaga kelestarian alam dan kearifan budaya lokal.

 

 

“Dan yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa di PTNP ini dapat membantu mengatasi pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin serta turut menyukseskan program vaksinasi agar herd immunity dapat tercapai,” imbuh Sandiaga.

 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani; Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Kemenparekraf/Baparekraf, Cecep Rukendi; Ketua STP NHI Bandung, Faisal; dan para tamu undangan.

 

Cecep Rukendi
Plt. Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Attachments

logo