Siaran Pers: Menparekraf Bersama 1.400 Pelajar Jalani Vaksinasi COVID-19 di Kolinlamil Jakarta Utara

Siaran Pers: Indonesia Ikuti Kompetisi Bocuse d’Or di Perancis Promosikan Cita Rasa Kuliner Nusantara
August 31, 2021
Siaran Pers: Menparekraf Apresiasi Para Pengawal Kebijakan Covidnomics Untuk Pemulihan Ekonomi Bangsa
August 31, 2021

SIARAN PERS

KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF/BADAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

Menparekraf Bersama 1.400 Pelajar Jalani Vaksinasi COVID-19 di Kolinlamil Jakarta Utara

Jakarta, 31 Agustus 2021 – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau serbuan vaksinasi Maritim TNI AL “Go To School 2” yang dilangsungkan di Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Layanan vaksinasi ini kembali dihadirkan oleh TNI Angkatan Laut yang bekerja sama dengan Kemenkes, Kemenparekraf, Dinkes Jakarta Utara, serta Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara. Sebanyak 1.400 pelajar yang berusia 12-17 tahun menjalani vaksinasi, baik dosis pertama maupun kedua. Begitupun Menparekraf Sandiaga yang juga berkesempatan menerima vaksin dosis kedua.

“Pada 31 Agustus memang menjadi jadwal saya untuk vaksinasi dosis kedua. Karena saya mendapatkan vaksin astrazenecca, jadi harus menunggu 11 minggu. Dan alhamdulillah Yang Di Atas mengarahkan saya ke sini. Saya juga sangat bangga karena ini merupakan keberpihakan kita untuk mengakselerasi program vaksinasi nasional,” kata Menparekraf Sandiaga, usai divaksin, Selasa (31/8/2021).

Turut mendampingi Menparekraf Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf/Baparekraf, Henky Manurung; Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI, Ahmad Heri Purwono; Panglima Kolinlamil Laksamana TNI, Erwin S. Aldedharma; Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua; serta Walikota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim.

Dijelaskan Menparekraf, per-30 Agustus 2021 Provinsi DKI Jakarta sendiri sudah melewati target vaksinasi yang telah ditetapkan, yaitu sebanyak 8,395 juta orang. Untuk dosis pertama sudah mencapai 117,8 persen atau sekitar 9,8 juta orang dan untuk dosis kedua sudah 69,35 persen atau setara 5,8 juta orang.

“Tapi kami di sektor parekraf harus terus mengejar target 450 ribu masyarakat per-September 2021 untuk divaksin. Berarti kita akan terus serbu vaksin di seluruh wilayah nusantara,” ujar Menparekraf.

Atas arahan Presiden Jokowi, Menparekraf berpesan agar sentra-sentra vaksinasi, khusus di area observasi agar dapat menyampaikan narasi mengenai vaksin dan protokol kesehatan. Jadi, masyarakat yang telah divaksin akan diingatkan kembali untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, karena pandemi belum usai.

“Dan nantinya akan disampaikan dengan cara kekinian. Mungkin berupa lagu, berupa tari tarian, atau berupa komika, sehingga pesannya sampai kepada anak-anak dan juga masyarakat, agar setelah divaksin tetap melakukan protokol kesehatan. Ini juga membuka peluang bagi pelaku seni, ekonomi kreatif untuk bisa berpartisipasi dalam program vaksinasi,” katanya.

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI, Ahmad Heri Purwono, mengatakan serbuan vaksinasi Maritim TNI AL “Go To School 2” ini merupakan bagian untuk mendukung program Presiden Jokowi untuk memvaksin dua juta orang per hari. Selain itu, ia mengaku terhormat karena Menteri berkenan melaksanakan vaksin yang kedua di tempat tersebut.

“Dengan adanya serbuan vaksinasi ini semoga dapat menciptakan herd immunity bagi seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.

Wisata Edukasi Kapal Perang

Usai meninjau sentra vaksinasi dan menjalani vaksin dosis kedua, Menparekraf Sandiaga Uno melihat langsung potensi wisata edukasi di kapal perang yang ada di Kolinlamil, salah satunya kapal perang KRI Teluk Bintuni-520 buatan anak bangsa. Wisata edukasi ini mampu menarik sebanyak 200-300 wisatawan.

Dikatakan Menparekraf, pihaknya akan berkolaborasi dengan TNI AL untuk  mengembangkan wisata edukasi kapal perang, karena ini sesuai dengan tren pariwisata ke depan yang lebih personalized, customized, localized, dan smaller in size.

“Saya teringat USS Interpid di New York dan Pearl Harbour di Hawaii yang menjadi tujuan utama wisatawan. Hal tersebut juga bisa kita lakukan di Jakarta, sehingga nantinya mampu menjadi destinasi wisata unggulan, agar masyarakat dapat mengenal dunia kemaritiman dan kelautan,” ujar Menprekraf.

Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi kapal perang ini dapat berkirim surat ke Dinas Potensi Maritim TNI AL dua pekan sebelum kunjungan, agar kapal perangnya bisa dipersiapkan terlebih dahulu.

Cecep Rukendi
Plt. Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Attachments

logo