Siaran Pers : ebanyak 281 PNS Kemenparekraf/Baparekraf Jalani Pengambilan Sumpah

Siaran Pers : Kemenparekraf Gandeng Traval.co dan Caventer Gelar Tur Virtual 10 Desa Wisata
January 27, 2021
Tren hiburan 2021 dan semangat untuk semarakkan industri hiburan
January 28, 2021

SIARAN PERS

KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF/BADAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

Sebanyak 281 PNS Kemenparekraf/Baparekraf Jalani Pengambilan Sumpah

Jakarta, 27 Januari 2021 – Sebanyak 281 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menjalani pengambilan sumpah janji PNS untuk menjadi abdi negara dan abdi masyarakat yang selalu siap sedia mengabdi dan melayani masyarakat.

Pengambilan sumpah dipimpin oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, yang dilakukan secara luring dan daring dari Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Rabu (27/1/2021) pagi.

Sebanyak 281 PNS yang diambil sumpahnya merupakan PNS berdasarkan pengangkatan tahun 2019 dan 2020.

“Berdasarkan pasal 39 Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS, bahwa setiap calon PNS pada saat diangkat menjadi PNS wajib mengucapkan sumpah janji. Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” kata Menparekraf Sandiaga.

Menparekraf mengatakan ada tiga strategi yang telah ditetapkan dalam upaya memajukan industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19 yakni inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Inovasi dengan memanfaatkan teknologi perlu dilakukan untuk dapat memetakan potensi bisnis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan inovasi, pelaku usaha bukan cuma bisa bertahan tapi juga bisa menangkap peluang bisnis.

Sementara adaptasi, yakni dalam situasi pandemi saat ini harus dapat mendahulukan kesehatan dan keselamatan di setiap destinasi pariwisata dan kegiatan pariwisata termasuk di setiap lini ekonomi kreatif dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Berikutnya kolaborasi, yakni bekerja sama dengan berbagai pihak pemangku kepentingan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Untuk mewujudkan strategi tersebut, kita harus menerapkan pola gerak cepat (gercep), gerak bersama (geber), dan garap semua potensi lapangan kerja (gaspol) serta etos kerja empat ‘AS’ yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas,” kata Sandiaga.

Menparekraf mengajak PNS untuk senantiasa bahu-membahu dan saling mendukung satu sama lain karena team work yang solid dalam satu organisasi akan menghasilkan kualitas organisasi yang lebih baik lagi.

Tiga kualitas yang selalu dicari dari setiap anggota tim pariwisata dan ekonomi kreatif adalah integritas, intelektualitas, dan juga motivasi.

“Yang tidak bisa ditoleransi sama sekali adalah integritas. Ini yang saya titipkan kepada para PNS, jadilah contoh, to lead to give example. Contoh sebagai profesional yang betul-betul transparan, akuntabel, responsible, independent and fair. Harus bersikap adil dan bijaksana,” ujar Menparekraf.

“Terhadap Bapak dan Ibu semua, dititipkan nasib lebih dari 34 juta orang yang menggantungkan hidupnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang kita perjuangkan bersama ini,” kata Menparekraf.

 

Agustini Rahayu
Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Attachments

logo
Hubungi Kami