Setara Hotel Bintang 3, Pemerintah Siapkan Tempat Karantina Khusus Pasien Corona Tanpa Gejala

Gelaran Mode Virtual NUFF 2020 Disaksikan 2 Juta Penonton
September 18, 2020
Siaran Pers : Indonesia Usulkan 5 Kerja Sama Perkuatan Pariwisata di ASEAN
September 18, 2020

Pikiran-rakyat.com/Tim PRMN 01/Diterbitkan 18 September 2020, pukul 07.05 WIB

PIKIRAN RAKYAT – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio mengatakan pemerintah tidak lagi mengizinkan warga melakukan isolasi mandiri di rumah.

Pemerintah kini melalui Kemenparekraf tengah menyiapkan akomodasi bagi pasien Kasus Konfirmasi Tanpa Gejala (gejala ringan) di berbagai hotel yang ditunjuk dan telah bekerja sama.

“Menyikapi arahan Presiden dan hasil rapat kemarin dengan Ketua KPC PEN Bapak Airlangga Hartarto dan Menkes, Kemenparekraf kembali bekerja sama dengan Kemenkes dan industri Hotel untuk menyiapkan akomodasi bagi pasien Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan, dan juga tenaga kesehatan untuk melakukan isolasi di Hotel,” kata Wishnutama, Kamis 17 September 2020.

Hal tersebut disampaikannya dalam jumpa pers bersama Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo di Graha BNPB, Kamis 17 September 2020.

Isolasi di hotel setara bintang 3 ini termasuk fasilitas makan dan minum serta laundry setiap harinya bagi pasien Covid-19 dan juga tenaga kesehatan.

Dalam kerja sama ini Kemenparekraf akan berkoordinasi dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk memberikan daftar rekomendasi hotel yang akan diseleksi oleh tim Kemenparekraf.

Kemudian nantinya hasil seleksi hotel disampaikan kepada Kemenkes untuk membantu penilaian dari sisi kelengkapan fasilitas dan kesiapan protokol kesehatannya.

Kemenkes nantinya juga bertanggung jawab menyiapkan tenaga kesehatan untuk memantau pelaksanaan protokol kesehatan di setiap hotel termasuk memonitor perkembangan pasien yang sedang menjalankan isolasi.

Sebagaimana diberitakan Jakpusnews.com sebelumnya dalam artikel “Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Tidak Boleh Lagi Isolasi di Rumah, Pemerintah Siapkan Hotel Bintang 3”, termasuk juga menyediakan sarana dan prasarana pendukung seperti obat, ambulans, dan lain-lain.

Dalam program ini, Kemenparekraf menyediakan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk menyiapkan akomodasi setara hotel bintang 3, termasuk fasilitas makan, minum, dan laundry tiap harinya bagi setiap pasien Covid-19.

Jumlah fasilitas yang disiapkan Kemenparekraf dapat menampung sekitar 14.000 pasien mulai bulan ini sampai Desember 2020 untuk isolasi selama 14 hari karantina per pasien.

Syarat bagi hotel yang terpilih adalah harus dapat melaksanakan protokol kesehatan yang sesuai dengan ketentuan Kemenkes.

“Sekali lagi, hotel yang dapat melaksanakan hal ini harus dapat melaksanakan protokol kesehatan yang sesuai dengan ketentuan Kemenkes agar tidak menciptakan klaster baru,” kata Wishnutama.

Hotel yang nantinya dijadikan tempat isolasi mandiri untuk sementara waktu tidak diperkenankan untuk menerima tamu umum. Secara khusus hanya untuk pasien Covid-19 dan tenaga medis.

Program tambahan akomodasi ini akan difokuskan untuk lima daerah terlebih dahulu yakni di Jakarta, Bali, dan akan dilanjutkan di Sumatera Utara, Jawa Barat dan Kalimantan Selatan.

“Penyediaan akomodasi ini diharapkan bisa berjalan mulai awal pekan depan,” kata Wishnutama.

Sementara ini Hotel yang sudah menyatakan bersedia berpartisipasi adalah; Yello Hotel, Ibis Hotel, Pop! Hotel, Mercure Hotel dan Novotel untuk wilayah Jabodetabek, Ibis Kuta Bali dan Novotel Banjarbaru di Kalimantan Selatan.

“Kemenparekraf juga membuka kesempatan besar untuk hotel-hotel lain bergabung berpartisipasi bersama pemerintah ikut menekan penyebaran Covid-19. Hal paling penting adalah hotel-hotel tersebut harus menerapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan ketentuan Kemenkes,” kata Wishnutama.

Kerja sama dengan industri hotel sebelumnya juga telah dilakukan Kemenparekraf dalam menyiapkan akomodasi bagi tenaga kesehatan yang bertugas menangani pasien Covid-19.

“Semoga langkah ini menjadi salah satu upaya yang efektif dari pemerintah untuk menekan bertambahnya penyebaran Covid-19,” kata Wishnutama.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo dalam laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, di Istana Merdeka, beberapa waktu lalu mengatakan akan terus menambah tempat isolasi bagi pasien Covid-19.

pasien yang dimaksud khusu yang tanpa gejala ataupun yang bergejala ringan dalam rangka pengendalian Covid-19.

“Pemerintah menyiapkan pusat-pusat karantina untuk pasien dengan gejala ringan agar tidak melakukan isolasi mandiri, ini juga penting, yang berpotensi menularkan kepada keluarga,” kata Presiden Joko Widodo.*** (Dede Murdy/Jakpusnews.com)

Artikel Asli: https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-01751661/setara-hotel-bintang-3-pemerintah-siapkan-tempat-karantina-khusus-pasien-corona-tanpa-gejala

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

logo
Hubungi Kami