Seniman Pati Gelar Aksi, Minta Bupati Beri Kelonggaran Izin Pentas

Siaran Pers : Video Storytelling Dinilai Efektif untuk Promosikan Destinasi Wisata Indonesia
July 10, 2020
July 10, 2020

Suaramerdeka.com / Beni Dewa / 10 Juli 2020 / 09:24 WIB

PATI, suaramerdeka.com – Para pegiat kesenian di Kabupaten Pati menggelar aksi meminta Bupati Pati memberi kelonggaran izin pentas di tengah pandemi Covid-19, Kamis (9/7). Mereka berjanji saat pementasan menaati protokol kesehatan secara ketat. Ratusan pegiat seni terdiri atas seniman tradisi, musisi, pengusaha sound system dan berbagai seniman lainnya memulai aksi dengan doa bersama di area alun-alun. Mereka membawa tiga tumpeng untuk didoakan.

Suryanto Genjik, seniman lawak menyebut kondisi para seniman sekarang ini telah terpuruk. Empat bulan mereka tidak bekerja dan tidak memiliki pekerjaan lainnya. Dia menyesalkan lantaran mal dan pasar boleh buka namun pekerja seni tidak diberikan izin pentas. ‘’Kami tulang punggung keluarga, untuk makan saja susah. Lalu bagaimana nasib anak-anak kami,’’ katanya.

Bulan ini mereka seharusnya mulai ‘’panen’’. Banyak warga mempunyai hajat, termasuk pihak desa dengan agenda sedekah bumi. Dari momen itu mereka bisa manggung sebanyak mungkin. ‘’Namun sekarang ini setiap ada undangan manggung selalu dibatalkan. Alasannya masih masa pandemi. Tidak diperbolehkan,’’ ujarnya.

Koordinator aksi doa bersama Ajisaka menambahkan, harapan pekerja seni sebenarnya hanya meminta sedikit kelonggaran izin pentas di masa tatanan baru ini. Terlebih dari data Kabupaten Pati memiliki risiko rendah. Dia mengaku sadar tidak mungkin berkegiatan seperti sebelum pandemi. Namun mereka memohon ada pelonggaran izin pementasan dan akan mempertanggungjawabkan dengan menggunakan protokol kesehatan saat pentas.

Di tengah aksi, seorang perempuan terlihat memohon kepada perwakilan dari Kesbangpol untuk dapat diizinkan pentas. Perempuan pemain ketoprak itu sesenggukan dan bersujud kepada perwakilan dari pemkab tersebut. ‘’Tolong beri izin pak. Kami siap patuhi aturan, tapi beri kami izin pak. Kami butuh makan Pak,’’ ujarnya histeris

Bertahan hingga hingga pukul 14.00, para seniman itu gagal bertemu Bupati Pati, sehingga tak bisa menyampaikan aspirasi langsung kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati. Sementara itu Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat melalui Kabag Ops Kompol Sukadi mengatakan,untuk mencegah kerumunan massa, pihaknya meminta polsek untuk menyekat para pekerja seni yang hendak ikut aksi.

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/regional/muria/234110-seniman-pati-gelar-aksi-minta-bupati-beri-kelonggaran-izin-pentas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

logo
Hubungi Kami