Semarang Fashion Convention 2020, Pelaku Fashion Harus Memiliki Jiwa Enterpreneur

5 Cara Explore Bali agar Liburan Tetap Nyaman, Sehat, dan Menyenangkan
September 11, 2020
Bangun Kepercayaan Wisatawan, Kemenparekraf Geliatkan Gerakan BISA
September 11, 2020

Suaramerdeka.com /Jati Prihatnomo /11 September 2020 / 11:40 WIB

SEMARANG, suaramerdeka.com – Semarang Fashion Convention 2020 kembali digelar untuk ketiga kalinya demi mendukung industri fashion di masa pandemi ini. Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jateng, Santoso mengungkapkan bahwa industri fashion sebelum pandemi sangat bagus karena sumber daya lokalnya bagus.

“Sebelum pandemi banyak sekali kegiatan yang diadakan, diantaranya pameran, bertemu dengan industri-industri besar, dan membuka peluang pasar di luar negeri,” bebernya saat hadir di event “Semarang Fashion Convention 2020 ketiga”  di  Studio Catwalk, BBPKL Semarang Jl Bridjen sudiarto, Pedurungan, Semarang, Kamis (10/9).

Pihaknya juga mendorong penjualan secara online di masa pandemi ini karena menghindari kontak fisik. “Di situasi pandemi ini kami juga mendukung dan mendorong untuk penjualan secara online,” sambungnya.

Sementara Ketua Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang, Edi Susanto menerangkan BBPLK mengajarkan kepada siswa-siswinya agar mampu memiliki keterampilan dalam pemasaran. Keterampilan itu antara lain dengan berinovasi, berkreasi, dan berkolaborasi.  “Kalau hanya menunggu konsumen bakal sulit bersaing. Sebab sekarang fashion menjadi barang yang bukan lagi sebuah barang primer, akan tetapi tersier,” ungkapnya.

Menurutnya BBPLK tidak hanya sekedar membekali kompetensi kerja saja, akan tetapi setelah selesai pelatihan harus juga dikawal untuk bekerja atau berwirausaha. Untuk itu, selain dilatih memproduksi fashion peserta juga diberi ketrampilan pemasaran.

“Sebagai balai latihan kerja maka harus berkolaborasi dengan industri maupun orang-orang yang memiliki jiwa entrepreneur ataupun wirausaha, ini yang sekarang kita asah terus apalagi ditengah pandemi seperti sekarang ini,” tutupnya.

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/news/ekonomi-dan-bisnis/240276-semarang-fashion-convention-2020-pelaku-fashion-harus-memiliki-jiwa-enterpreneur

logo
Hubungi Kami