Siaran Pers: Kemenparekraf Berharap Ajang SCENE Inkubasi 2021 Hasilkan Film Inspiratif
August 23, 2021
Siaran Pers: Menparekraf Dorong Mahasiswa di 6 PTNP Jadi Pengusaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
August 23, 2021

Sindonews.com/Advenia Elisabeth/Diterbitkan 23 Agustus 2021 pukul 18.35 WIB

JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menetapkan bahwa para pelaku pariwisata harus memiliki sertifikasi CHSE (Clean, Health, Safety, and Environment) di era new normal. Apa itu sertifikat CHSE dan bagaimana mendaftarnya?

Sertifikasi CHSE merupakan proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, usaha/fasilitas lain yang terkait, lingkungan masyarakat, serta destinasi pariwisata.

Adapun usaha wisata yang dimaksud seperti, perhotelan/homestay, restoran dan rumah makan, jasa transportasi wisata, toilet umum, tempat penjualan oleh-oleh, MICE (Meeting, Incentives, Conferencing, Exhibition), serta pusat informasi wisata. Sertifikasi ini untuk memberi jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk serta pelayanan yang diberikan sudah sesuai standar protokol CHSE.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan bahwa CHSE diharapkan bisa diterapkan secara totalitas sehingga ketika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selesai, maka aktivitas bisa langsung berjalan normal.

Dilansir dari media sosial resmi Pesona Indonesia @pesonaid_travel, protokol CHSE meliputi kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan. Dengan demikian bagi para pelaku usaha dibidang pariwisata yang belum memiliki sertifikat CHSE, dapat segera mendaftar di www.chse.kemenparekraf.go.id, kemudian mengunggah data-data pendukung seperti yang tercantum di situs.

Artikel Asli: https://ekbis.sindonews.com/read/519504/34/punya-usaha-di-sektor-wisata-begini-cara-daftar-chse-1629716898

Attachments

logo
Hubungi Kami