Presidensi G20, Sarana Perkenalkan Pariwisata dan Produk Unggulan Indonesia kepada Dunia

Laporan Pemantauan Covid-19 di Sektor Parekraf (2 Desember 2021)
December 2, 2021
Percepat pengembangan DPSP, Kemenparekraf fokus berdayakan masyarakat
December 2, 2021

Medcom.id/ Rosa Anggreati / 02 Desember 2021, 07:00 WIB

Jakarta: Penunjukan Indonesia sebagai pemegang Presidensi G20 selama setahun ke depan, dapat dijadikan momentum pemulihan ekonomi domestik pascapandemi covid-19.

Presidensi G20 Indonesia diselenggarakan pada 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022. Selama rentang waktu tersebut, akan hadir lebih dari 18 ribu delegasi dari berbagai negara, 150 pertemuan akan digelar di 19 kota di Tanah Air.

Sebanyak 150 pertemuan tersebut terbagi dalam dua  kelompok kegiatan berbeda, yaitu Sherpa Track dan Finance Track yang berlangsung secara maraton, mulai dari ministerial meeting, engagement group meeting hingga rapat-rapat setingkat eselon I,  dan mencapai puncaknya  pada penyelenggaraan Presidensi G20 Leader Summit.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis Presidensi G20 akan membantu menciptakan 33 ribu lapangan pekerjaan.

“Presidensi G20 akan membantu penciptaan sekitar 33 ribu lapangan kerja, meningkatkan konsumsi domestik sekitar Rp1,7 triliun, meningkatkan PDB nasional Rp7,4 triliun, dan manfaat total dua kali lebih besar dari penyelenggaraan IMF World Bank pada 2018,” kata Menko Airlangga Hartarto pada opening ceremony Presidensi G20, di Jakarta, Rabu, 1 Desember 2021.

Presidensi G20 Indonesia juga akan menjadi sarana memperkenalkan pariwisata dan produk unggulan Indonesia kepada dunia internasional. Sebab, mata dunia akan tertuju pada Indonesia. Momentum ini menjadi peluang emas bagi para pelaku ekonomi dan keuangan.

Diharapkan Presidensi G20 Indonesia dapat turut menggerakkan perekonomian Indonesia dan mempercepat pemulihan ekonomi.

“Dengan Presidensi G20, Indonesia akan menampilkan kepada dunia gelaran seni budaya yang menjadi salah satu kekayaan bangsa, ramah tamah, dan kerja nyata yang dilakukan segenap bangsa,” kata Menko Airlangga.

Indonesia juga mengemban tugas mulia membawa dunia ke arah lebih baik, lebih lestari, lebih damai, dan saling bekerja sama.

“Indonesia pulihkan dunia. Kita juga harus dapat bersama menjadi kuat. Recover together, recover stronger,” ucapnya.

Artikel Asli : https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/GbmoQq9K-presidensi-g20-sarana-perkenalkan-pariwisata-dan-produk-unggulan-indonesia-kepada-dunia

logo