Pentingnya Keterlibatan Komunitas untuk Kembangkan Potensi Pariwisata di Malut

KEK Pariwisata di Jawa Barat Diperkirakan Tarik 6 Sampai 7 Juta Pengunjung
September 8, 2021
Kembangkan Ekosistem Digital, Menparekraf: Kita Harus Pandai Tangkap Peluang
September 8, 2021

Kumparan.com / Konten ini diproduksi oleh Cermat/ 8 September 2021, 14:34 WIB

Son Talk By Son Intertainment pada Selasa malam (7/9), melaksanakan diskusi mengenai peran ekonomi kreatif dalam pembangunan potensi pariwisata Maluku Utara.

Diskusi ini menghadirkan dua narasumber komunitas penggerak ekonomi kreatif, yakni Ketua Jarkot Ternate, Zandry Aldrin, dan Ketua Gekrafs Maluku Utara, Imran Guricci.

Dipandu oleh Aison, diskusi ini dilaksanakan di Cafe Mars, tepatnya di Kelurahan Kalumpang, Kota Ternate.

Imran dalam kesempatan itu mengatakan, secara bersama atau kolektif semua pelaku kreatif harus bersama-sama membangkitkan pariwisata Maluku Utara.

“Ada tiga yang perlu menjadi acuan, yakni makro, meso, dan mikro. Kalau secara makro yang jelas harus punya legalitas secara aturan semisalnya perda, sementara meso berkaitan dengan kolaborasi di antaranya pemerintah, swasta, dan ouput-nya, sementara mikro sudah tentu adalah pelaku ekonomi kreatif itu sendiri,” jelas Imran.

Ia bilang, pihaknya akan terus memberikan edukasi, sebagaimana tema yang kerap diangkat Gekrafs; berdaya bersama dan berdampak bersama.

“Intinya mari kita jalan bersama-sama, saling memberi manfaat dan dampak yang baik, kenapa tidak, jadi Gekrafs pada posisi ini terus memberikan edukasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Zandry dalam kesempatan diskusi tersebut menyampaikan, perkembangan ekonomi kreatif kalau dikolaborasi dengan pola gerak komunitas akan memberikan dampak positif terhadap aspek sosial, budaya, dan lingkungan.

“Dari segi aspek sosial, majunya ekonomi kreatif bisa mengangkat citra positif dan identitas kita. Selain itu dapat menumbuhkan kreativitas anak muda yang mendorong inovasi untuk penciptaan usaha baru,” tutur Zandry.

Selain itu, ia mengaku dengan adanya kolaborasi tersebut akan meningkatkan kepedulian masyarakat untuk melestarikan budaya dan lingkungan. Melalui ekonomi kreatif juga dapat menumbuhkan perekonomian secara inklusif dan berkelanjutan.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus berupaya terlibat mendorong identitas Kota Ternate dengan berbagai kegiatan kreatif.

“Jarkot akan berupaya bergerak cepat untuk mendorong Kota Ternate punya city branding yang sesuai dengan nilai dan identitas kelokalan yang akhirnya bisa berperan untuk mengangkat citra kota dengan berbagai kegiatan-kegiatan kreatif dan kolaborasi hexahelix,” pungkasnya.

Artikel Asli: https://kumparan.com/ceritamalukuutara/pentingnya-keterlibatan-komunitas-untuk-kembangkan-potensi-pariwisata-di-malut-1wUNebiBGmR/full

logo