Pengunjung Tempat Wisata Akan di-Swab Antigen

Siaran Pers: Kemenparekraf Apresiasi Pemda yang Menutup Sementara Destinasi Wisata Tak Taat Prokes
May 18, 2021
Bangun Semangat Optimisme Lewat Konser Virtual Para Penyanyi Lengendaris Indonesia
May 19, 2021

Suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti, Muria /19 May 2021, 05:32 WIB

JEPARA, suaramerdeka.com – Dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jepara, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Jepara menyiapkan ribuan alat swab antigen yang akan gunakan untuk tes pengunjung wisatawan di 20 tempat wisata.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Jepara Moh Ali, Selasa (18/5). Menurutnya, pascalebaran jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid 19 meningkat.

Data gugus tugas menyebutkan, ada sebanyak 210 orang yang masih menjalani isolasi karena terkonfirmasi Covid-19.

”Pasien terkonfirmasi positif bertambah. Bahkan, Kabupaten Jepara yang semula masuk zona kuning, saat ini kembali ke posisi zona orange,” terangnya.

Penambahan kasus tersebut, menurut Moh Ali, tidak terlepas dari pemudik yang masuk ke Jepara. Berdasarkan skrining yang dilakukan selama pantauan arus mudik, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jepara menemukan 12 pemudik yang terkonfirmasi positif Covid 19.

”Kenaikannya memang tidak terlalu banyak. Tadi malam hanya 23 orang yang terkonfirmasi positif Covid 19. Petugas masih melakukan tracing terhadap kontak erat,” terangnya.

Satgas Covid-19 melalui Dinkes Kabupaten Jepara berencana menggelar swab antigen di 20 titik yang merupakan lokasi wisata. Rencananya, setiap titik wisata akan ditarget swab 50 hingga 100 orang. Target keseluruhan minimal 1000 orang,” beber Muh Ali.

Swab antigen secara masif ini merupakan salah satu cara untuk mengambil sampel secara acak bagi masyarakat yang melakukan kerumunan.

Cara ini diharapkan bisa mencari orang tanpa gejala (OTG), sehingga tidak menularkan virus berbahaya kepada orang lain yang lebih berisiko terinveksi.

Moh Ali berpesan agar masyarakat selalu menaati protokol kesehatan secara ketat, yaitu dengan selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/regional/baca/263897/pengunjung-tempat-wisata-akan-di-swab-antigen

logo