Pengelola Objek Wisata Sleman Diingatkan Tidak Lengah Hadapi New Normal

Konser virtual “Melomaniac” edisi perdana hadirkan Dira Sugandi
July 1, 2020
Liburan ke Taman Safari Bogor? Ini Protokol Kesehatan dan Harga Tiket Barunya
July 1, 2020

 

Suaramerdeka.com / Amelia Hapsari /1 Juli 2020, 08:48 WIB

SLEMAN, suaramerdeka.com – Pemkab Sleman dan pengelola destinasi wisata terus menyiapkan protokol menghadapi new normal. Untuk kesekian kali, jajaran Pemkab melakukan simulasi ke objek wisata yang ada di Sleman. Kali ini, simulasi diadakan di kawasan Tlogo Putri Kaliurang.

“Prinsipnya, kami siap kapan saja membuka destinasi wisata. Kalau menunggu Covid-19 rampung, masih lama. Karena itu menjelang new normal, sedikit-sedikit mulai disiapkan,” kata Bupati Sleman Sri Purnomo disela simulasi, Selasa (30/6).

Menurutnya, ketika semua pihak disiplin menerapkan protokol kesehatan, berbagai sektor termasuk pariwisata dan pendidikan akan aman untuk kembali dibuka dan transmisi Covid-19 dapat dicegah. Protokol, kata Sri, harus terus dijalankan selama vaksin Covid-19 belum ditemukan.

Perkembangan kasus corona di Sleman sendiri beberapa hari belakangan didominasi kasus dari luar daerah. Hal ini tidak lepas dari kebijakan pelonggaran perjalanan. Di lain sisi, tingkat kesembuhan pasien di Sleman relatif tinggi yakni mencapai 82 persen. Kendati demikian, masyarakat diingatkan agar tidak lengah. “Jika kita lengah, bisa-bisa terjadi gelombang berikutnya. Selalu ingatkan wisatawan agar tidak lupa mematuhi protokol,” ujarnya.

Sri juga mengingatkan, ketika objek wisata dibuka nantinya, personel Satpol PP harus selalu mengawasi. Pada kegiatan itu dilakukan simulasi wisatawan yang berkunjung ke warung makan di seputaran Tlogo Putri. Diawali sejak kedatangan tamu yang diminta untuk cuci tangan terlebih dulu kemudian diarahkan tempat duduknya.

Ketua Sembada Boga, Ganis menjelaskan, setiap 15 menit pengelola akan mengingatkan wisatawan agar patuh protokol pencegahan Covid-19. “Jarak duduk antar tamu juga sudah diatur. Saat membayar, kasir akan menyerahkan nota dengan nampan lalu uang disemprot terlebih dulu,” bebernya.

Pada simulasi itu diperagakan pula ketika ada tamu yang pingsan. Penanganannya dilakukan oleh tim evakuasi yang tiba dengan naik ambulans.

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/regional/kedu/233039-pengelola-objek-wisata-sleman-diingatkan-tidak-lengah-hadapi-new-normal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

logo
Hubungi Kami