Pengamat: Bandara JB Soedirman permudah aksesibilitas pariwisata

Siaran Pers: Kampanye #RinduLabuanBajo, “Animal Pop Komodo” Ditampilkan di Stasiun MRT Bundaran HI
May 30, 2021
Gaspol UMKM, Friendchised Bikin Platform Digital
May 31, 2021

Antaranews.com / Wuryanti Puspitasari / 31 Mei 2021, 08:44 WIB

 

“Konektivitas fisik diperlukan setelah Bandara JB Soedirman mulai beroperasi nantinya.”

 

Purwokerto (ANTARA) – Pengamat pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Chusmeru mengatakan kehadiran Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman di Purbalingga akan mempermudah aksesibilitas kunjungan pariwisata ke wilayah itu.

Meskipun demikian, ujarnya di Purwokerto, Jawa Tengah, Kabupaten Banyumas, Senin ada beberapa hal penting yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga guna menindaklanjuti akan segera beroperasinya Bandara JB Soedirman misalkan membangun konektivitas, baik secara fisik maupun sosial ekonomi.

“Konektivitas fisik diperlukan setelah Bandara JB Soedirman mulai beroperasi nantinya. Oleh karena itu perlu dirumuskan sistem transportasi yang menghubungkan antara bandara dengan objek dan daya tarik wisata yang ada di Purbalingga,” kataya.

Bandara, tambahnya,  akan menjadi awal dari citra pariwisata Purbalingga. Wisatawan akan merasa nyaman dan senang berkunjung ke Purbalingga jika sejak dari bandara sudah mendapat pelayanan yang menyenangkan dan memuaskan.

Selain itu, aksesibilitas menuju objek wisata di Purbalingga perlu ditingkatkan, terutama sarana transportasi umum menuju objek wisata.

Sementara terkait dengan konektivitas sosial ekonomi yang perlu dibangun Pemerintah Kabupaten Purbalingga, kata dia, adalah memastikan bahwa berbagai lembaga sosial dan budaya serta sektor ekonomi kreatif yang ada di daerah dapat terhubung dengan sistem pariwisata Purbalingga.

“Banyak lembaga sosial budaya di Purbalingga dan banyak kelompok sosial budaya yang perlu dilibatkan dalam kegiatan pariwisata,” katanya.

Dia menambahkan kelompok-kelompok sadar wisata atau Pokdarwis perlu dibentuk di setiap desa atau kecamatan yang memiliki potensi pariwisata, selain itu  keberadaan BumDes, perlu dipacu untuk ikut terlibat dalam investasi dan pengelolaan objek wisata.

Sementara itu, seperti diwartakan sebelumnya, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan bahwa Bandara JB Soedirman siap beroperasi mulai tanggal 1 Juni 2021.

“Agenda pengoperasian Bandara JB Soedirman pada tanggal 1 Juni 2021 adalah ‘proving flight’ atau penerbangan pembuktian dalam rangkaian uji coba menuju beroperasionalnya Bandara JB Soedirman dengan rute Surabaya menuju Purbalingga,” katanya.

Pada tanggal 3 Juni 2021, tambah dia, adalah jadwal dibukanya penerbangan komersial perdana di Bandara JB Soedirman, dengan rute Purbalingga menuju Jakarta dan Purbalingga menuju Surabaya, serta sebaliknya.

Bupati menambahkan guna mendukung persiapan operasional bandara itu, pada Jumat (28/5) kemarin sudah dilakukan simulasi pelayanan penumpang dalam rangka menyambut penerbangan komersial.

Editor: Subagyo

Artikel Asli : https://www.antaranews.com/berita/2183670/pengamat-bandara-jb-soedirman-permudah-aksesibilitas-pariwisata

logo
Hubungi Kami