Pendampingan 10 Desa Wisata Binaan Kembangkan Pemasaran Produk dan Wisata

Usai Pandemi, Perjalanan Bisnis Menguat dan Staycation Masih Menggeliat
June 21, 2022
Sandiaga Uno Minta Investor Berinvestasi di Subsektor Kuliner
June 22, 2022

Medcom.id / Mia Vale /21 Juni 2022 , 18:41 WIB

Program pendampingan pada 10 desa wisata binaan membantu mengembangan produk dan wisata setempat. (Foto: Dok. Blibli)Program pendampingan pada 10 desa wisata binaan membantu mengembangan produk dan wisata setempat. (Foto: Dok. Blibli)

Jakarta: Salah satu sektor yang paling terkena dampak paling besar adalah pariwisata dalam pandemi covid-19. Dan dengan adanya pelonggaran protokol kesehatan industri pariwisata kemudian bangkit lagi. Tak ketinggalan juga dengan peran aktif berbagai pihak, salah satunya adalah PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) yang berkolaborasi dengan PT Global Digital Niaga (Blibli).

Kolaborasi yang ditawarkan kepada masayarakat ini memudahkan para wisatawan lokal dan asing untuk berlibur ke desa wisata, khususnya desa wisata binaan Bakti BCA. Kegiatan ini merupakan kelanjutan kerja sama Bakti BCA dan Blibli dalam program Digitalisasi Desa Binaan Bakti BCA.

“Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, terlebih saat ini pelonggaran sudah dilakukan oleh pemerintah,” buka Inge Setiawati, EVP Corporate Social Responsibility BCA.

Lebih jauh Inge mengatakan, “Tentunya BCA mendukung penuh dan terus memberikan inisiatif program yang menarik untuk mendorong pariwisata di desa wisata binaan kami. Kerja sama yang kami jalin dengan Blibli juga merupakan bentuk pendampingan untuk desa wisata yang telah menggunakan teknologi digital serta mengajak seluruh perangkat desa untuk memanfaatkan fitur-fitur tersebut untuk pemasaran.”

 

Terdapat 10 desa wisata binaan yang berpartisipasi dalam program promosi di antaranya:

 

  1. Wirawisata Goa Pindul
  2. Desa Wisata Pentingsari
  3. Wisata Wayang Desa Wukirsari
  4. Desa Wisata Tamansari
  5. Doesoen Kopi Sirap
  6. Kampung Batik Gemah Sumilir
  7. Bukit Peramun
  8. Wisata Aik Rusa Berehun
  9. Kampung Adat Sijunjung, dan

10 Nagari Silokek

 

Selama program berlangsung, keduanya menjalankan program pendampingan dan pelatihan bagi para pengurus desa wisata, di antaranya pelatihan pemanfaatan fitur-fitur di aplikasi Blibli, program promosi, dan mengelola toko online untuk memaksimalkan pemasaran desa wisata.

Terdapat juga penawaran diskon hingga Rp50.000 bagi nasabah BCA yang Blibli berikan untuk paket tour menjelajah keindahan dan keunikan budaya desa wisata tersebut, serta pembelian produk buatan desa wisata.

Geoffrey L. Dermawan, Senior Vice President of Seller Sales Operation & Development Blibli mengungkapkan, “Kami bangga dapat terlibat kembali di tahun ke-2 program Bakti BCA dalam mendigitalisasi desa wisata. Program ini bertujuan untuk mengembangkan pemasaran produk wisata dan produk fisik, seperti kuliner, kriya, dan fesyen, yang dapat menopang perekonomian desa wisata.”

“Berbagai produk tersebut dipasarkan melalui platform omnichannel commerce Blibli untuk akses pasar yang lebih luas, dengan dukungan pendampingan dari tim khusus Blibli dalam mengelola toko dan promo, untuk optimalisasi pemasaran berbagai produk yang dimiliki tiap desa wisata,” paparnya lagi.

 

Beberapa produk terbaik 

 

Berdasarkan hasil analisis produk yang dilihat dari tren transaksi, terdapat beberapa produk terbaik yang menjadi favorit antara lain selendang batik Gemah Sumilir, coffee drip dengan biji kopi hasil dari Doesoen Kopi Sirap, madu Trigona dari Aik Rusa Berehun, dan kerajinan dari desa wisata Wayang Wukirsari.

“Sejak bergabung dalam program kolaborasi BCA bersama Blibli, Kampung Batik Gemah Sumilir makin dikenal pasar. Selama proses pendampingan, banyak manfaat yang kami dapatkan, diantaranya pengetahuan mengenai mengelola toko secara online dan juga strategi pemasaran sehingga dapat membantu pertumbuhan ekonomi di desa. Saat ini kami berusaha menambah jumlah produk dengan membuat aneka souvenir juga,” kata salah satu pengurus Kampung Batik Gemah Sumilir.

Program Solusi Bisnis Unggul merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) BCA untuk pembinaan terhadap UMKM, komunitas dan desa yang mempunyai potensi pariwisata dan edukasi budaya.

Dan melalui program Bakti BCA sudah mengembangkan 12 desa wisata binaan yang tersebar di Sumatra, Jawa, dan Bali. Di tahun 2021, juga menggelar BCA Desa Wisata Award 2021 yang menjadi ajang bersinarnya desa – desa wisata di seluruh Indonesia.

“Upaya kami merangkul perangkat desa wisata untuk mengembangkan bisnis UMKM di tengah pandemi juga merupakan bentuk perwujudan pilar-pilar pembangunan berkelanjutan (SDG’s). Kami berharap melalui program promosi ini dapat memberikan dampak positif bagi pelaku bisnis dan juga meningkatkan kunjungan wisata serta menggerakan roda perekonomian di desa,” tutup Inge.

Artikel asli : https://www.medcom.id/gaya/wisata/dN6XVzyk-pendampingan-10-desa-wisata-binaan-kembangkan-pemasaran-produk-dan-wisata

logo