Pemprov DIY Targetkan Aplikasi Cared+ Digunakan untuk Identifikasi Wisatawan

Bisnis Bergeliat, Mexolie Hotel Kebumen Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru
July 14, 2020
Siaran Pers : Kemenparekraf Terbitkan Buku Panduan Protokol Kesehatan di Bidang Hotel dan Restoran
July 14, 2020

Kumparan.com / Konten Redaksi Tugu Jogja / 14 Juli 2020 , 8:17 WIB

Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mematok target aplikasi Cared+ yang digunakan untuk identifikasi pengunjung wisata sudah digunakan untuk menjadi salah satu Standar Operating Procedur (SOP) pihak pengelola dalam menerima tamu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY, Rony Primanto mengatakan aplikasi Cared+ itu saat ini sudah bisa didownload di playstore android dengan nama Jogja Pass.

“Sekarang sudah bisa didownload. Target kami akhir bulan pengelola wisata sudah menggunakan itu,” katanya saat dihubungi pada Senin (13/7).

Rony mengatakan dalam beberapa hari ke depan Pemda DIY akan mengeluarkan surat ke Sekda-sekda yang ada di kabupaten dan kota. Supaya memakai aplikasi itu sebagai salah satu SOP ketika orang akan masuk ke wisata yang dikelola mereka.

Rony mengatakan saat ini pihaknya juga dalam proses melakukan pelatihan kepada pengelola wisata di sepuluh destinasi yang menjadi pilot project dinas pariwisata dalam menerapkan protokol kesehatan. Yakni di Pantai Baron dan Kukup, Kalisuci, Gunung Api Purba Nglanggeran di Kabupaten Gunungkidul.

Kemudian Puncak Becici, Pinus Pengger, Seribu Batu, Pinus Sari serta Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul. Sementara untuk di Kabupaten Sleman ada Tebing Breksi.

Rony mengungkapkan aplikasi tersebut saat ini sedang diintegrasikan dengan aplikasi milik Dinas Pariwisata DIY yakni Visiting Jogja yang digunakan untuk pemesanan tempat atau tiket.

“Sekarang kan dengan adanya Corona, pengunjung kapasitasnya dibatasi di objek wisata. Supaya mereka tidak kecele karena mungkin sudah penuh dan sebagainya, mereka diharapkan bisa memesan tempat dengan identitas yang sudah diisi melalui Jogja Pass Cared Plus itu,” ucapnya.

Selain itu, menurut Rony, Cared+ ini juga diintegrasikan ke Covid Monitoring System milik Pemda DIY. Supaya bisa mengetahui mereka yang berkunjung ada yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), atau positif Corona. Sehingga bisa melakukan tracing dengan mudah ketika terjadi penularan. (atx)

Artikel Asli : https://kumparan.com/tugujogja/pemprov-diy-targetkan-aplikasi-cared-digunakan-untuk-identifikasi-wisatawan-1tnfj90VWeI/full

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

logo
Hubungi Kami