Pemkot Kupang Benahi Sektor Pariwisata di Masa Normal Baru

Siaran Pers : Pelaku Seni Rupa Didorong Tetap Kreatif Berkarya di Era Normal Baru
July 2, 2020
Kebun Raya Bogor Disiapkan Buka Lagi Pekan Depan
July 3, 2020

Kumparan.com / Konten Redaksi Florespedia / 2 Juli 2020, 21:11 WIB

KUPANG – Memasuki new normal, Pemerintah Kota Kupang mulai gencar melakukan pembenahan di sektor pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan daerah.

Sejumlah kegiatan digelar untuk memastikan para pelaku usaha di sektor ini benar-benar siap menjalankan usahanya di tengah pandemi COVID-19.

Salah satunya, mempersiapkan para pemandu wisata untuk mempromosikan destinasi wisata yang ada. Dinas Pariwisata Kota Kupang juga telah menggelar pelatihan manajemen pondok wisata (homestay).

Wali Kota Kupang, Jefirstson R. Riwu Kore, mengatakan, pariwisata Kota Kupang telah mengalami tantangan yang cukup berat selama tiga bulan belakangan ini akibat pandemi COVID-19.

Aktivitas sektor pariwisata mengalami kevakuman karena harus menyesuaikan dengan pembatasan-pembatasan sosial yang diberlakukan pemerintah, guna mempersempit ruang gerak penularan wabah ini.

Namun, dengan dimulainya adaptasi kebiasaan baru yang diisyaratkan pemerintah, seluruh aspek kehidupan didorong untuk produktif di tengah pandemi dengan tetap memperketat protokol kesehatan.

“Kita sama-sama berjuang bangkitkan kembali tempat usaha dan industri pariwisata,” katanya kepada wartawan, Kamis (2/7/2020).

Menurut dia, untuk mencapai tata kelola destinasi wisata yang ideal, perlu diperhatikan beberapa hal seperti pendekatan partisipasi unsur-unsur yang terkait, pendekatan potensi dan karakteristik destinasi, pemberdayaan masyarakat serta faktor jaringan fasilitas pendukung yang sesuai serta adaptasi kenormalan baru.

Ia mengajak semua pihak untuk tetap memperhatikan aspek keamanan dan kesehatan sehingga tetap produktif dan aman ditengah pandemi.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Kupang, Maria Fernandez, mengatakan, pengembangan atau pembinaan tata kelola destinasi perlu dilakukan dalam mempersiapkan diri menghadapi era normal baru.

Ia mengatakan, tata kelola destinasi pariwisata memerlukan eksplorasi tatanan nilai, lokalitas, keseimbangan, leadership dan akuntabilitas agar menciptakan keunggulan destinasi yang berkualitas.

“Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik yang sudah dialokasikan bertujuan untuk mendukung peningkatan kualitas tata kelola destinasi dalam rangka meningkatkan pelayanan, daya tarik wisatawan dan peningkatan kapasitas SDM pariwisata di dalam menghadapi era new normal,” katanya.

Artikel Asli : https://kumparan.com/florespedia/pemkot-kupang-benahi-sektor-pariwisata-di-masa-normal-baru-1tj9n5uaok8/full

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

logo
Hubungi Kami