Pemkab Pati Gelar Pentas Virtual, Ajang Sosialiasi Pencegahan Covid-19

Siaran Pers: Kemenparekraf Berupaya Kembangkan Startup Lokal Melalui BEKUP
July 8, 2020
4 Manfaat Program TerusUsaha Grab yang Bisa Didapat UMKM
July 8, 2020

Suaramerdeka.com / Beni Dewa / 8 Juli 2020, 08:48 WIB

PATI, suaramerdeka.com – Pemkab Pati menggelar pentas seni budaya secara virtual di kanal Youtube Mitra Budaya pada Senin malam (6/7). Pentas tanpa penonton itu menampilkan barongan, tari tradisional, hingga pertunjukkan wayang kulit.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati Winarto mengatakan pentas virtual untuk membantu seniman Pati saat sepi job di tengah pandemi Covid-19. Pentas virtual sekaligus dimanfaatkan untuk sosialiasi pencegahan penyebaran virus Covid-19. Pentas virtual ini  menyelipkan pesan-pesan pentingnya menjaga protokol kesehatan. Dengan mematuhi protokol kesehatan, diharapkan pandemi virus Covid-19 ini segera berakhir.

Meski pentas tanpa penonton, namun para pelaku kesenian patuh menjaga protokol kesehatan. Selain menjaga jarak, para pengrawit, sinden, hingga dalang mengenakan masker. Sebelum masuk mereka juga diminta untuk mencuci tangan dengan sabun.

Dalam pagelaran wayang kulit, dalang Ki Ragil Premihadi membawa pesan dalam menghadapi wabah dalam lakon Sudamala. Lakon itu mengandung pesan agar warga bersabar dan saling bahu membahu dalam menghadapi dan menyelesaikan marabahaya seperti Covid-19.

Kepala Disdikbud Winarto menyampaikan pentas virtual diharapkan dapat membantu para seniman yang hingga sekarang ini belum bisa tampil di panggung terbuka. Pentas virtual bisa memberi tambahan penghasilan dan ajang untuk mengekspresikan kemampuan seninya. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyiapkan anggaran sedikitnya Rp 115 juta. ‘’Ini menjadi langkah pemerintah dalam memberikan perhatian kepada para pegiat seni,’’ kata Winarto.

Rencananya pentas virtual akan digelar secara bertahap. Setiap pementasan sedikitnya akan mengakomodasi tiga jenis kesenian tradisional. Selain tari, wayang, dan barongan, akan ada sejumlah kesenian lainnya. Yang berminat, pihaknya mempersilakan kelompok seni dari Pati mendaftar. ’’Pentas kami upayakan dapat mengakomodasi mereka. Setelah tahap pertama selesai akan kami evaluasi. Kalau keadaan sudah baik tentu sudah bisa tampil seperti sedia kali,’’ ujarnya.

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/regional/muria/233849-pemkab-pati-gelar-pentas-virtual-ajang-sosialiasi-pencegahan-covid-19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

logo
Hubungi Kami