Pemkab Bangka Mulai Buka Objek Wisata untuk Turis Asing

Indonesia Online Festival beri ruang pelaku kreatif ciptakan ekosistem
August 3, 2020
Permintaan paket wisata NTT dari mancanegara mulai masuk
August 4, 2020

Cnnindonesia.com / CNN Indonesia / 04 Agustus 2020, 10:45 WIB

Jakarta, CNN Indonesia — Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sudah kembali membuka objek wisata untuk wisatawan mancanegara dalam tatanan normal baru terhitung mulai 1 Juli 2020.

“Terhitung 1 Juli 2020, kami kembali membuka usaha kepariwisataan namun harus tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 atau tatanan normal baru,” kata Bupati Bangka, Mulkan, seperti yang dikutip dari Antara pada Selasa (4/8).

Bupati mengatakan, selama hampir empat bulan atau selama pandemi COVID-19, semua aktivitas kepariwisataan seperti perhotelan, kafe dan tempat lainnya ditutup untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Dengan dibukanya kembali usaha pariwisata diharapkan kondisi ekonomi daerah juga secara bertahap akan pulih,” ujarnya.

Hanya saja, pelaku pariwisata harus benar-benar memperhatikan kesehatan karena jika terdapat satu orang saja terpapar COVID-19 saat menginap disalah satu hotel, maka akan menjadi catatan tersendiri.

“Kami akan memantau aktivitas pariwisata baik di sejumlah objek wisata seperti pantai atau di hotel untuk memastikan penerapan protokol kesehatan COVID-19,” jelasnya.

Pelaku pariwisata diwajibkan membuat surat pemberitahuan kepada gugus tugas COVID-19, sebelum melakukan aktivitas usahanya kembali.

Sementara itu bagi wisatawan domestik yang hendak ke Bangka Belitung diharapkan membawa hasil tes negatif COVID-19 dari tes swab/PCR atau tes rapid yang berdurasi maksimal 14 hari sebelum keberangkatan.

Wisatawan dari luar daerah yang tidak memiliki fasilitas tes swab/PCR atau tes rapid wajib membawa surat keterangan sehat dari rumah sakit atau puskesmas yang menyatakan telah terbebas dari gejala seperti influenza.

Tak lupa, wisatawan wajib mengisi surat pernyataan dari maskapai yang bisa diunduh sebelumnya di situs resmi mereka.

Sesampainya di bandara kedatangan, wisatawan wajib mengisi kartu kewaspadaan kesehatan yang lalu diserahkan kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) atau perwakilan Dinas Kesehatan.

Salin dokumen penting yang dibawa, termasuk KTP atau tanda pengenal lain yang sah.

Patuhi protokol kesehatan yang saat hendak terbang dan setelah mendarat, seperti mengenakan masker, jaga jarak fisik, dan mencuci tangan setelah menyentuh permukaan yang digunakan bersama.

Syarat wisatawan berangkat ke Jakarta atau hendak pulang ke Jakarta juga sama, hanya saja perlu menyertakan formulir Corona Likehood Metrics (CLM) yang bisa diunduh di sini.

Kode QR yang didapatkan dari pengisian formulir ditunjukkan di bandara keberangkatan dan/atau kedatangan.

Sumber asli : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200804100628-269-531868/pemkab-bangka-mulai-buka-objek-wisata-untuk-turis-asing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

logo
Hubungi Kami