Pemerintah Diminta Segera Terbitkan Regulasi Normal Baru Pariwisata

Kuota Wisata & Diving di Taman Nasional Komodo Akan Dibatasi
June 18, 2020
Pantai Parangtritis akan dibuka dengan mengacu SOP Kemenkes
June 18, 2020

Medcom.Id / Antara / 18 Juni 2020 ,  13:55   WIB

 

Jakarta: Pemerintah diminta segera menetapkan regulasi kenormalan baru di sektor pariwisata. Langkah tersebut dipercaya akan mempercepat pemulihan kinerja sektor tersebut dalam masa tatanan normal baru.

“Kita sudah dengar soal CHS (Cleanliness, Health, & Safety) yang akan diterapkan, tapi belum ada regulasinya,” kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih dikutip dariAntara, Kamis, 18 Juni 2020.

Fikri mengungkapkan beberapa pemerintah daerah sudah mulai membuka destinasi wisata dengan protokol kesehatan masing-masing. Namun, pembukaan destinasi belum dianjurkan dalam fase yang belum menunjukkan kulminasi (titik puncak) pandemi covid-19 di Indonesia.

“Setiap kegiatan yang memicu keramaian dan lalu lintas orang, tetap berpotensi meningkatkan angka infeksi, harus ada protokol yang sangat ketat,” ucap politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Karena itu, ia meminta pemerintah pusat membentuk protokol khusus pariwisata bagi daerah yang masuk zona hijau. Hal ini agar perilaku turis dapat beradaptasi dalam fase normal baru. Misalnya standar pemakaian masker, selalu mencuci tangan, dan perilaku jaga jarak secara ketat harus tetap diterapkan.

“Pelibatan sektor perhubungan, keamanan dan ketertiban, serta sektor kesehatan harus integral dalam penerapan new normal di pariwisata,” tambah dia.

Selain itu, pengawasan pemerintah terhadap pengelola tempat wisata dan hiburan juga penting dengan melibatkan pelaku industri pariwisata hingga unit terkecil seperti pemandu wisata, supir, ojek, hingga pedagang di sektor wisata.

“CHS (Cleanliness, Health, & Safety) di industri pariwisata akan menjadi pertaruhan citra pariwisata lokal maupun nasional di mata pelancong,” pungkas dia.

 

Artikel Asli : https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/zNAYaZAN-pemerintah-diminta-segera-terbitkan-regulasi-normal-baru-pariwisata?utm_source=all&utm_medium=allfeed&utm_campaign=allpartnership

logo