Pelibatan Pemuda dalam Pengembangan Geopark, Fokus pada 7 Bidang Prioritas

3 Catatan Menparekraf Sandiaga Uno Selama Berkantor di Bali
February 15, 2021
Laporan Pemantauan Covid-19 di Sektor Parekraf (15 Februari 2021)
February 15, 2021

Suaramerdeka.com /Andika Primasiwi / 15 Februari 2021, 08:36 WIB

JAKARTA, suaramerdeka.com – Pelibatan pemuda dalam pengembangan geopark difokuskan pada tujuh bidang prioritas, yaitu pariwisata, home decoration, kuliner, pertanian/perkebunan, fashion, industri/jasa kreatif, dan perikanan.

Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Himawan Hariyoga menegaskan pentingnya pelestarian warisan geologi (geoheritage) tersebut untuk kemakmuran rakyat agar kondisinya tetap terjaga saat diwariskan kepada generasi penerus. “Pelibatan pemuda dalam tujuh bidang prioritas tersebut harus tetap memperhatikan tiga pilar, yaitu konservasi, edukasi dan pengembangan ekonomi masyarakat lokal. Ketiganya harus saling mendukung, harus seimbang,” tuturnya.

Pemuda harus terlibat dalam pengelolaan geopark yang inklusif dan berkelanjutan, yang menjadi contoh nyata sinergi pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan. “Ada tiga strategi untuk mewujudkan geopark menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan.

Pertama, positioning. Bagaimana mengetahui posisi saat ini dan menentukan target posisi yang diinginkan, baik secara lokal, regional, maupun global. Kedua, diferensiasi. Terkait bagaimana mengidentifikasi kekhasan atau keunikan yang bisa digunakan sebagai unggulan yang diperkuat. Ketiga, branding. Terkait strategi menciptakan narasi yang menarik dan mengemasnya dengan baik dalam suatu brand yang tepat dan mempromosikannya dengan strategi yang jitu,” tandasnya.

Peran pemuda secara aktif akan mendukung 11 Tujuan TPB/SDGs yang bermanfaat untuk 5P: Planet, People, Prosperity, Peace, dan Partnership. Dalam kerangka TPB/SDGs, paradigma pembangunan sumber daya alam harus diubah dari pemanfaatan langsung (ekstraktif) menuju upaya peningkatan nilai tambah sumber daya alam sebagai modal pembangunan.

“Caranya, dengan melindungi geopark sebagai warisan atau geoheritage melalui aspek interaksi sosial budaya, ekonomi berkelanjutan dan pelestarian lingkungan sehingga geoheritage tetap terjaga, masyarakat terjaga, ekonomi dapat ditingkatkan, dan diharapkan akan mampu memberikan impact yang lebih bagus lagi kepada lokal,” jelas Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas Arifin Rudiyanto.

Pemuda juga diharapkan berkontribusi untuk semakin menjadikan geopark sebagai destinasi wisata yang mendorong pemulihan ekonomi dan menjadi multiplier effect terhadap sektor yang lain. “Pendekatan terintegrasi untuk promosi geopark dan kepatuhan pada protokol kesehatan menjadi dua poin yang tidak terpisahkan.

Pemenuhan protokol kesehatan serta pelatihan pekerja pariwisata menjadi syarat dibukanya hotel, restoran, dan kafe. Digital transformation dan touchless solution perlu diakselerasi untuk physical distancing, serta insentif fiskal perlu dilakukan selama beberapa bulan hingga wisata mulai kembali normal,” tandas Deputi Arifin.

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/news/nasional/254791-pelibatan-pemuda-dalam-pengembangan-geopark-fokus-pada-7-bidang-prioritas?page=all

logo