Patung Spiderman Pegang Ceker Ayam dan Kerokan Mejeng di Pameran Seni Instalasi Tak Pernah Pudar

Laporan Pemantauan Covid-19 di Sektor Parekraf (19 Maret 2021)
March 19, 2021
Siaran Pers : Menparekraf Sebut Generasi Milenial Pegang Peran Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
March 20, 2021

Liputan6.com/Komarudin/Diterbitkan 20 Maret 2021 pukul 05.03 WIB

 

Liputan6.com, Jakarta – Seni instalasi mulai diminati masyarakat di tanah air, salah satunya terlihat dihadirkan dalam pameran ‘Seni yang Tidak Pernah Pudar’. Seni instalasi merupakan karya yang dibuat dengan menyusun, merakit, dan memasang berbagai media seni, sesuai dengan istilah bahasa Inggrisnya “installation”.

Di dunia, seni instalasi tak lepas dari munculnya aliran pop art era 1950-1970-an. Sementara, gejala kemunculan seni instalasi mulai dikenal di Indonesia paling tidak sejak munculnya apa yang disebut dengan Gerakan Seni Rupa Baru pada 1975–1979, seperti melansir dari laman gbsri.com, Jumat, 19 Maret 2021.

Tujuannya adalah meruntuhkan definisi seni rupa yang terkungkung oleh seni patung, lukis dan seni grafis, serta anti elitisme, seperti tampak dari karya-karya mereka, termasuk dalam bentuk seni instalasi. Kehadiran seni instalasi diawali perkembangan teknik asemblasi, teknik menggabungkan berbagai objek untuk membuat bentuk baru, seperti patung.

Sebanyak 43 karya dari 21 seniman merupakan rangkaian acara bertemakan ’31 Years & Fabulous’ di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat. Pameran tersebut akan berlangsung hingga 31 Maret 2021.

Dalam pameran itu, terdapat berbagai patung dengan berbagai bentuk, seperti manusia, hewan, dalam posisi yang beragam.  Salah satunya patung kaki-kaki manusia yang dengan posisi terbalik.

Karya-karya tersebut dibuat dengan berbagai bahan, seperti batu, kayu, hingga fiberglass. Dalam karya-karya tersebut sangat kental nuansa Indonesia.

Selain itu, ada juga karya instalasi tokoh Spiderman tampak seperti sedang kerokan sambil duduk di bangku panjang kayu. Sementara, tokoh yang mengerok adalah salah satu dari empat punakawan yaitu Gareng.

Dalam karya yang lain, ada patung perempuan dengan mengenakan kaus merah dan jeans biru. Tangan kirinya memegang tas cokelat. Seorang perempuan tampak sedang memotretnya.

Tak hanya itu, pada bagian lain terlihat manusia dengan kepala binatang yang tergantung. Patung-patung berwarna keemasan itu juga mencuri perhatian para pengunjung.

Tak ketinggalan ada patung buah tomat merah, tak jauh dari patung Spiderman yang sedang duduk. Di atas patung itu terdapa beberapa hewan dengan bentuk kecil.

Ada juga patung orang yang sedang duduk di bangku kayu dengan bagian badannya penuh dengan iklan. Kehadiran seni instalasi itu menjadi daya pikat bagi para pengunjung.

Artikel Asli: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4510954/patung-spiderman-pegang-ceker-ayam-dan-kerokan-mejeng-di-pameran-seni-instalasi-tak-pernah-pudar

Attachments

logo