Pandemi Covid-19, Event Wisata Budaya Pakudjembara Digelar Virtual

Kemenparekraf latih “room attendant” hotel terkait protokol kesehatan
November 17, 2020
Libatkan Artis di Motourism 2020, Kemenparekraf Sosialisasikan Protokol Kesehatan
November 17, 2020

Suaramerdeka.com / Abdul Muiz/ 17 November 202, 16:41 WIB

BLORA, suaramerdeka.com-Event wisata budaya di enam kabupaten di kawasan timur Provinsi Jawa Tengah digelar serentak, Selasa (17/11) mulai pukul 09.00 Wib. Namun, lantaran masih dalam masa pandemi Covid-19, event yang biasanya dipusatkan di satu kabupaten sebagai tuan rumah itu pun tahun ini digelar secara virtual. Caranya, masing-masing kabupaten yang tergabung dalam Pakudjembara (Pati, Kudus, Demak, Jepara, Rembang dan Blora) menampilkan seni budaya dan destinasi wisata daeri daerahnya melalui tayangan live internet di canal yang sudah disediakan. ‘’Untuk Kabupaten Blora, kami menampilkan kesenian barongan yang pertunjukannya digelar di kawasan Heritage Loco Tour di Cepu,’’ ujar Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora Slamet Pamuji melalui Kepala Bidangg Pariwisata Wahyu Tri Mulyani.

Dia menjelaskan, konsep dari agenda tersebut tahun ini yakni masing-masing kabupaten menampilkan pertunjukan di masing-masing daerah. ‘’Karena masih pandemi Covid-19, pertunjukan dilaksanakan secara virtual di lokasi wisata yang sudah menerapkan protokol kesehatan di masing-masing kabupaten. Kami pilih Loco Tour Cepu dan barongan. Jadi antar kabupaten dan provinsi secara virtual bisa menonton,” jelasnya.

Dalam pertunjukan tersebut, Dinporabudpar menampilkan tari tradisional yang sudah dikoreografi (Barongan Nara Singa Lodra). Sehingga, bisa klop dengan destinasi wisata Loko Tour. Menurutnya, setiap kabupaten diberi waktu penampilan selama 15 menit. Dalam gelaran tersebut, pihaknya menerapkan protokol kesehatan sehingga para pemain tetap aman di tengah pandemi.

Heritge Loco Tour tersebut dimiliki dan dikelola oleh KPH Perhutani Cepu. Lokasinya berada di Jalan Sorogo Cepu. Loco Tour pada mulanya adalah Bengkel Traksi atau Depo penyimpanan loco-loco tua milik Perhutani tahun 1911. Sedangkan jaringan relnya dibangun pada tahun 1915. Kini, lokasi tersebut menjadi tempat wisata yang cukup ramai. Dalam dua bulan setelah dibuka kembali dalam suasana pandemi, pengunjugnya ada sekitar 1000 orang. ‘’Kami ketempatan penyelengaraan acaranya. Yang menyelenggarakan Pemprov Jateng bersama Pemkab Blora. Tentu dengan event itu kami berharap Loko Tour tetap eksis di saat pandemi Covid-19,’’ ujar Administratur Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu Mustopo. (Abdul Muiz)

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/regional/muria/247254-pandemi-covid-19-event-wisata-budaya-pakudjembara-digelar-virtual

logo