Pameran Arsitektur ARCH:ID Kembali Digelar di 2022 dengan 5 Acara Utama

Aturan perjalanan jarak jauh dorong vaksinasi nasional
December 14, 2021
Laporan Pemantauan Covid-19 di Sektor Parekraf (15 Desember 2021)
December 15, 2021

Liputan6.com/Henry/Diterbitkan 15 Desember pukul 04.01 WIB

Liputan6.com, Jakarta – Situasi pandemi Covid-19 yang sudah lebih membaik di Indonesia, membuat sejumlah acara pameran berskala nasional dan internasional kembali digelar. Salah satunya adalah festival atau pameran arsitektur.

Melanjutkan kesuksesan Konferensi dan Pameran Arsitektural pada 2020 lalu, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) bersama dengan PT Citra Inovasi Strategi (CIS) Exhibition kembali menyelenggarakan Event ARCH:ID pada 2022 mendatang. Konferensi dan pameran ini akan digelar pada 2–5 Juni 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Seperti tahun lalu, event ARCH:ID tahun 2022 juga akan dipunggawai oleh tiga orang arsitek ternama sebagai kurator. Mereka berasal bukan hanya dari satu kota di Indonesia, melainkan tiga kota berbeda. Mereka adalah Ary Indra dari Jakarta-Salatiga, Ramadhoni Dwipayana dari Medan, dan Hermawan Dasmanto dari Surabaya.

“Tahun ini seharusnya kita menggelar ARCH:ID yang kedua tapi karena situasi pandemi masih belum menentu, kita putuskan untuk memundurkannya jadi di tahun depan. Dengan begitu persiapannya jadi lebih baik dan peserta yang ikut juga bisa lebih banyak,” terang Arief Sofyan Rudiantoro selaku Conference and Exhibition Manager at PT Citra Inovasi Strategy Exhibition saat dijumpai di kawasan Grogol, Jakarta Barat, Selasa (14/12/2021).

“Sebenarnya kita bisa saja bikin event online, tapi rasanya kurang maksimal, begitu juga peserta dan peminat arsitektur sudah kangen mau datang langsung ke pameran. Walaupun offline, beberapa acara seperti seminar dan talkshow kita bikin secara online juga. Kita optimis pameran ini bisa sukses dan situasi pandemi pada Juni nanti sudah jauh lebih membaik,” sambungnya.

Event ARCH:ID kali ini mengusung tema ‘Sebentang, Serentang, Segendang’ yang merupakan refleksi dari keberagaman praktek dan produk arsitektur yang ada di Indonesia. Ary Indra sebagai salah satu kurator mengatakan, acara ini akan melibatkan semua arsitek dan industri dari seluruh penjuru Indonesia tidak hanya mereka yang sudah punya nama.

“Kekayaan ini harus kita rayakan tidak dengan usaha untuk menyeragamkan tapi mencari harmoni dan dengan tetap bangga pada perbedaan kita semua,” ucap Ary Indra.

5 Acara Utama

ARCH:ID 2022 akan menggelar lima acara utama yang diprediksi akan mendapatkan perhatian besar, yaitu:

  1. Konferensi Internasional

Konferensi akan menjadi wadah dialog berkelanjutan antara Arsitek dan para pelaku industri arsitektur di Indonesia. Dialog ini perlu dibangun dalam kerangka jangka menengah dan jangka panjang.

Kegiatan ini diharapkan membentuk sinergi yang baik sehingga tercipta suatu ekosistem yang akan memajukan industri arsitektur di Indonesia. Konferensi ARCH:ID 2022 akan diselenggarakan selama dua hari dengan menghadirkan sejumlah pembicara dari dalam dan luar negeri.

  1. Pameran Terkurasi

ARCH:ID 2022 akan menampilkan pameran yang menonjolkan sisi arsitektur serta melibatkan arsitek dalam perancangan desain gerainya. Produk-produk yang ditampilkan tidak hanya berasal dari industri besar tetapi juga beberapa industri lokal yang telah dikurasi.

ARCH:ID kali ini akan menghadirkan showcase arsitek yang mewakili beberapa daerah, tujuannya adalah memperlihatkan keragaman praktek dan produk arsitektur di Indonesia. ARCH:ID mengajak para suppliers, brand owners yang menawarkan produk dan jasa di bidang yang berkaitan dengan arsitektur dan bangunan, serta semua elemen yang berkaitan dengan konstruksi bangunan untuk ikut serta memeriahkan ARCH:ID 2022.

  1. Featured Exhibition

Salah satu program khas ARCH:ID yang merupakan pameran tematik karya arsitek muda pilihan adalah Featured Exhibition. Program ini akan menampilkan karya seni instalasi arsitektur dengan konten seperti showcase arsitek dan arsitektur Indonesia, showcase dari kurator, memorial wall untuk salah satu inisiator ARCH:ID (almarhum Ahmad Djuhara) dan lain sebagainya.

  1. Paviliun 5 Pulau

Selain konferensi dan pameran, ARCH:ID juga akan menghadirkan kegiatan berupa pembangunan lima instalasi yang disebut Paviliun 5 Pulau. Kegiatan ini akan diselenggarakan di lima kota yang tersebar di lima wilayah sebagai representatif, yakni Medan, Makassar, Balikpapan, Bali dan Sorong. Melibatkan arsitek lokal yang dianggap berbakat. Pembangunan Paviliun 5 Pulau sebagai komitmen ARCH:ID untuk merangkul arsitek dari seluruh Indonesia.

  1. Webinar Series

Selain konferensi internasional, ARCH:ID juga akan menghadirkan kegiatan seminar online yang akan diadakan sebagai pre-event menuju kegiatan utama di Juni 2022 nanti. Seminar online ini akan melibatkan IAI provinsi sebagai narasumber.

Dengan topik-topik yang menarik dan sesuai dengan permasalahan masa kini, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi forum diskusi antar arsitek di seluruh Indonesia. Penyelenggaraan ARCH:ID 2022 menargetkan pengunjung dari berbagai kalangan profesional. Tak hanya arsitek dan kontraktor, tapi juga dari kalangan pengembang properti, desainer interior, institusi pemerintah, distributor, agen, importir, eksportir, akademisi serta semua pihak dunia arsitektur yang akan bertemu dalam kegiatan ini.

Selain itu kegiatan ini diharapkan membentuk suatu kolaborasi dengan bidang-bidang lain yang dapat bersinggungan dengan arsitektur. Demi kenyamanan semua pihak, ARCH:ID 2022 juga akan diselenggarakan mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan peraturan pemerintah.

Artikel Asli: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4752659/pameran-arsitektur-archid-kembali-digelar-di-2022-dengan-5-acara-utama

logo