Okupansi Hotel di Jogja Mulai Mengarah Positif, Naik 109 Persen

PHRI Pastikan Sektor Pariwisata Disiplin Prokes
February 19, 2021
Menparekraf Sandiaga Uno resmikan platform visitdairi.com
February 19, 2021

Suaramerdeka.com/ Amelia Hapsari / 19 Februari 2021 , 08:12 WIB

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com – Tingkat okupansi hotel yang tercetak pada platform online travel agent, tiket.com mulai mengarah positif. Di Yogyakarta, angka pemesanan hotel naik sebesar 109 persen dari kuartal tiga ke kuartal empat tahun 2020.

“Kondisi bisnis perhotelan dalam kurun dua kuartal terakhir mengalami pertumbuhan yang signifikan. Semoga pulihnya minat untuk booking hotel bisa memutar perekonomian yang tersendat akibat pandemi,” kata Area Manager West Indonesia tiket.com, Ferdinand Siregar di Yogyakarta, Kamis (18/2).

Sejak adanya pandemi Covid-19, pihaknya fokus untuk mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan industri pariwisata. Melihat pemulihan sepanjang akhir tahun lalu, dia optimis periode kuartal pertama tahun ini bisa semakin berkembang. Pertumbuhan ini, menurutnya, tidak lepas dari tren staycation dan work from hotel di hotel dekat rumah. Selain peningkatan jumlah reservasi, lama masa tinggal juga bertambah dari biasanya hanya satu malam menjadi 2-3 malam.

Public Relations Manager tiket.com Sandra Darmosumarto menjelaskan, salah satu faktor penentu tamu bersedia menginap adalah penerapan protokol di hotel bersangkutan. Karena itu, pihaknya menerapkan label tiketclean kepada semua mitra yang telah memenuhi standar protokol. “Khusus wilayah Jogja, sudah ada 660 hotel berlabel tiketclean. Jumlah mitra hotel yang memiliki label clean rata-rata tumbuh 40 per kuartal,” ujarnya.

Untuk lebih meyakinkan klien, label tersebut ditempatkan di meja depan resepsionis. Tidak sekedar menjadi label, standar protokol kesehatan benar-benar diterapkan di mitra hotel. Semisal cek suhu tubuh, pemakaian alat pelindung diri bagi tamu maupun staf, dan pemeriksaan reguler area hotel.

Ferdinand menambahkan, tiketclean yang mulai digencarkan sejak Juni tahun lalu dimaksudkan agar masyarakat tidak merasa khawatir ketika melakukan traveling. Dia berharap, tahun ini bisnis travel agent bisa kembali tumbuh normal. Meskipun kuartal empat 2020 mengalami kenaikan, namun jika dibandingkan tahun 2019 baru kembali sekitar 64 persen.

Artikel Asli: https://www.suaramerdeka.com/news/ekonomi-dan-bisnis/255180-okupansi-hotel-di-jogja-mulai-mengarah-positif-naik-109-persen?page=all

logo
Hubungi Kami