Musisi Kulon Progo Beraksi, Membangun Semangat Melawan Covid-19

Yuni Shara, Maliq & D’Essentials hingga Lord of Brokenheart Didi Kempot Konser Amal Online
April 17, 2020
Gandeng Tokopedia dan Grab, Ovo Gelar Patungan untuk Berbagi THR
April 18, 2020

Suaramerdeka.com / Panuju Triangga /  18 April 2020, 01:57 WIB

KULON PROGO, suaramerdeka.com – Merasa prihatin dengan terjadinya wabah virus corona (Covid-19), para musisi di Kabupaten Kulon Progo melakukan gerakan kepedulian. Mereka menciptakan sebuah karya bersama untuk membangun semangat bersama melawan Covid-19.

Karya berupa sebuah lagu dan video berjudul “Damai Kulon Progo” ini diluncurkan melalui youtube dengan akun Musisi Kulon Progo. Penciptaan karya bersama ini sekaligus untuk memberi dukungan bagi tim medis sebagai garda terdepan melawan Covid-19 dan mengajak masyarakat  untuk tetap tinggal di rumah demi mencegah penyebaran virus corona.

Melalui karya ini, para musisi yang tergabung dalam Gerakan Musisi Kulon Progo Beraksi  (Bergerak Melakukan Donasi) sekaligus mengadakan penggalangan dana untuk membantu penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tim medis. Pasalnya, banyak masukan dan informasi bahwa Rumah Sakit rujukan dan Puskesmas kekurangan APD.

“Kita ingin membuat suatu pergerakan mengumpulkan semua, kita bikin sesuatu yang berguna, setidaknya kita ikut membantu juga mensuport masyarakat dan garda terdepan tim medis di Kulon Progo khususnya. Kita bikin acara donasi, mengumpulkan dana untuk dibelikan APD,” ungkap Ketua Gerakan Musisi Kulon Progo Beraksi, Burhan Irdawanto yang akrab disapa Penot The Mad, Jumat (17/4).

Ada puluhan grup musik dan artis yang terlibat dalam gerakan ini, bahkan bila dihitung dari personilnya bisa mencapai ratusan. Proses produksi karya bersama ini hanya memakan waktu sekitar empat hari. Pengambilan audio dan video dilakukan di rumah masing-masing, sekaligus sebagai bentuk edukasi dan ajakan untuk tetap tinggal di rumah, kemudian digabung dalam proses editing.

“Yang tampil memang beberapa grup, ada belasan sampai dua puluh, tapi yang bergerak untuk donasi kita melibatkan semua, hampir semua komunitas musik di Kulon Progo kita hubungi semua,” tutur Penot.

Para musisi juga sempat beberapa kali menampilkan karya bersama ini secara langsung atau live melalui instagram dan youtube. Dalam waktu satu minggu, hingga Jumat (17/4), donasi yang telah terhimpun setidaknya hampir mencapai sekitar Rp 21 juta. Dana yang terhimpun kemudian akan dibelikan APD, selanjutnya diserahkan ke RSUD Wates sebagai rumah sakit rujukan dan Puskesmas-Puskesmas di Kulon Progo dalam waktu dekat.

“Ini sebenarnya progres awal, renanya kita masih akan terus, kita mau bikin sesuatu lagi. Kemarin ada juga beberapa pihak yang menawarkan bagaimana kalau membuat pasar murah atau membagi sembako (bagi warga terdampak), akan kita godog lagi dengan teman-teman mana yang paling pas,” katanya.

Penot menambahkan, ia dan para musisi lainnya di Kulon Progo berharap pandemi Covid-19 ini cepat selesai. Pihaknya juga berharap semua kalangan, kelompok, aktivis, dan paguyuban tergerak untuk membuat gerakan serupa untuk saling membantu.

“Membantu garda terdepan juga. Sukur-sukur nanti kita bisa membantu yang terdampak juga, seperti para pekerja harian yang sekarang tidak bisa bekerja,” imbuhnya.

Artikel Asli :https://www.suaramerdeka.com/entertainment/musik/226359-musisi-kulon-progo-beraksi-membangun-semangat-melawan-covid-19

logo
Hubungi Kami