MGN Summit 2021: Pemerintah Prioritaskan Kualitas Wisatawan

Siaran Pers : Menparekraf Optimistis 2021 Jadi Tahun Pemulihan Ekonomi Kreatif Global
January 26, 2021
Prediksi tren wisata 2021, “staycation” hingga “roadtrip”
January 26, 2021

Medcom.Id / Kumara Anggita / 26 Januari 2021, 17:01 WIB

 

Jakarta: Awal 2020, Pemerintah tak lagi mengejar volume jumlah wisatawan. Tapi kini menitikberatkan pada kualitas wisatawan yang berkunjung. Sehingga, jumlah devisa diharapkan mampu melampaui pendapatan tahun-tahun sebelumnya.

Dengan menyasar segmen wisatawan premium atau yang berkualitas dengan tingkat pengeluaran yang lebih tinggi.

Selama ini, pengembangan pariwisata cenderung ditekankan pada kuantitas dengan target bisa mendatangkan sebanyak-banyaknya wisman. Bahkan pada 2020, sempat ditargetkan pariwisata Indonesia bisa mendatangkan 20 juta wisman.

Menparekraf sebelumnya yaitu Wishnutama menjelaskan spending wisman yang berkunjung di Indonesia kira-kira USD1.220 (sekitar Rp16.970.400), sementara di Selandia Baru hampir USD5.000 (skitar Rp70.710.000)per kedatangan.

Artinya, kualitas wisatawan yang datang ke Selandia Baru lebih tinggi, walaupun jumlah wisatawannya hanya sekitar empat juta, jauh lebih sedikit dibandingkan yang berkunjung ke Indonesia.

Sektor pariwisata lagi-lagi menjadi salah satu fokus pemerintah ke depan. Dalam Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 pemerintah telah menyatakan komitmen untuk mempercepat pembangunan di destinasi pariwisata super prioritas.

 

Dan berikut ini adalah beberapa strategi yang sempat digaungkan oleh pemerintah antara lain:

– Fokuskan pada lima Destinasi Superprioritas “Bali Baru”, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang

– Meningkatkan kualitas wisata lokal alam dan budaya

– Memfokuskan wisawatan asing (wisman) yang didasarkan pada spending money dan length of stay di Indonesia

– Memfokuskan wisman dari benua Amerika dan Eropa, setidaknya ada 30 negara, yang diharapkan spending sekitar USD1.400 (sekitar Rp19.805.590) hingga USD2.000 (sekitar Rp28.293.700 / kunjungan di Indonesia)

– Promosi gencar di benua Amerika dan Eropa

 

Promosikan wisata Indonesia

 

Sejak Juli 2019, Kemenparekraf dengan branding pariwisata Indonesia ‘Wonderful Indonesia’ telah melakukan promosi di dua kota besar yang ada di Amerika Serikat (AS) yaitu New York dan Los Angeles.

Tak hanya itu, di Benua Eropa, branding pariwisata Indonesia ‘Wonderful Indonesia’ dipasang di bus-bus yang beroperasi di sepanjang jalan Berlin, Jerman. Terlebih lagi Kebijakan bebas Visa akan ditinjau ulang. Sebelumnya, terdapat 169 negara yang bebas visa ke Indonesia sejak tahun 2016.

Untuk mencari solusi-solusi lain terkait permasalahan pandemi dan pariwisata, Media Group mengadakan acara Media Group News Summit: Indonesia 2021 (MGN Summit) yang mengusungnya dengan tema “Tourism Theme: Wonderful Indonesia” pada 27 – 28 Januari 2021.

Tema ini nantinya akan dimoderatori oleh Dirut Metro TV Don Bosco Selamun. Adapun narasumber dan panelis diantaranya adalah Menparekraf RI Sandiaga Uno, Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, dan CO-Founder Albert.

Selain itu ada juga Direktur Pusat Studi Pariwisata UNAID, Sari Lenggogeni, Senior Vice President Operations & Government Relations Accor Group Adi Satria, Chairman Indonesia Tourism Forum Sapta Nirwandar, Direktur Niaga Citilink Benny Rustanto, serta VP Media Hospitality Media Group Bobby Renaldi.

MGN Summit: Indonesia 2021 merupakan sebuah hybrid event. Acara ini menggabungkan konsep off air dan online yang terbagi ke dalam beberapa sesi. Dalam setiap sesinya, hadir beberapa pembicara dari perwakilan pemerintah, pengusaha, akademisi, dan para ahli.

Salah satu elemen penting dari MGN Summit ini adalah paparan hasil survei dari News Research Centre (NRC) Media Group News. Survei dilakukan secara nasional di 34 provinsi di Tanah Air. Survei akan menjadi pemantik dalam pembahasan di MGN Summit.

Empat hal yang disoroti dalam survei, yakni pemulihan ekonomi, kesehatan masyarakat, energi hijau, dan pariwisata. Di luar empat tema besar itu, MGN Summit juga akan membahas permasalahan terkini, terutama antisipasi dampak gelombang covid-19.

(TIN)

Artikel Asli : https://www.medcom.id/gaya/wisata/ybDVazvK-mgn-summit-2021-pemerintah-prioritaskan-kualitas-wisatawan

logo