Mengenal Desa Wisata Kasongan Pusatnya Kerajinan Gerabah di Yogyakarta

“Baur” berikan napas baru untuk tekstil tak terpakai di JFW 2023
October 26, 2022
Ajang G20 Beri Dampak Positif bagi Bisnis Hotel di Bali
October 27, 2022

Inews.id/ Elvira Anna / 27 Oktober 2022, 09:28 WIB

JAKARTA, iNews.id – Kota Yogyakarta menjadi salah satu tujuan wisatawan selain di Pulau Bali. Banyak destinasi wisata menarik untuk dikunjungi, salah satunya Desa Wisata Kasongan yang ada di Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY.

Desa wisata Kasongan merupakan sentral kerajinan gerabah atau tanah liat. Secara turun temurun, masyarakat  membuat aneka kerajinan tanah liat. Bahkan di sepanjang jalan utama, warga memajang karyanya di dalam galeri mulai dari suvenir, peralatan rumah tangga, guci, pot bunga, dan lainnya.

Penasaran ingin mengetahui apa saja daya tarik dari Desa Kasongan yang terkenal dengan kerajinan gerabah? Berikut ulasannya dirangkum pada Kamis (27/10/2022).

 

Sejarah Desa Kasongan

Pembuatan Gerabah di Kasongan sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Bahkan saat Perang Diponegoro (1825-1830), masyarakat banyak membuat barang-barang gerabah untuk keperluan sehari-hari, seperti kuali, pengaron, kendil, anglo, cowek, dan sebagainya.

Adapun perjalanan sejarah Desa Kasongan terbilang cukup panjang. Dahulu, ada seekor kuda milik reserse Belanda yang mati di atas persawahan milik seorang warga di desa, selatan Kota Yogyakarta. Pemilik tanah takut akan dijatuhi hukuman oleh Belanda yang waktu itu sedang menjajah, maka pemilik tanah tersebut melepaskan hak kepemilikan tanahnya yang diikuti oleh warga lain yang juga takut akan dijatuhi hukuman. Sejumlah tanah persawahan itu akhirnya diakui oleh warga desa lain.

Penduduk yang tidak memiliki tanah persawahan tadi akhirnya memulai kegiatan baru di sekitar rumahnya, yaitu mengolah tanah liat. Keunikan kerajinan ini adalah tidak pecah jika diempal-empalkan untuk perlengkapan dapur dan juga untuk mainan.

 

Daya Tarik Desa Kasongan 

Kasongan merupakan salah satu kalurahan yang ada di Kabupaten Bantul. Wilayah ini merupakan permukiman para kundi atau buyung, artinya orang yang membuat sejenis buyung, gendi, kuali, dan lainnya yang tergolong peralatan dapur. Ada juga barang hiasan yang terbuat dari tembikar atau tanah liat.

Ketika berada di desa ini, Anda akan menjumpai deretan rumah-rumah galeri yang menawarkan barang-barang kerajinan dari gerabah serta dari bahan lainnya seperti guci, pot bunga, lampu hias, miniatur alat transportasi (becak, sepeda, mobil), aneka tas, patung, suvenir untuk pengantin, serta hiasan lain yang menarik untuk dipajang di rumah. Wisatawan wajib singgah ke desa ini untuk berburu suvenir menarik. Bisa dijadikan pajangan hingga oleh-oleh.

 

Patung pembawa keberuntungan 

Selain menghasilkan berbagai gerabah untuk rumah tangga, di Desa Kasongan ada patung yang legendaris berupa patung Loro Blonyo. Loro Blonyo adalah patung sepasang pengantin yang dipercaya memberikan keberuntungan jika ditaruh di dalam rumah. Anda bisa menjumpai patung pengantin ini dalam berbagai pose. Patung ini pertama kali dikenalkan oleh Galeri Loro Blonyo yang diadopsi dari patung pengantin milik Keraton Yogyakarta.

Sejalan dengan perkembangan zaman, barang-barang kerajinan gerabah atau tembikar itu dikembangkan menjadi lebih variatif sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar. Bahkan, barang kerajinan di Desa Kasongan bukan hanya barang-barang dari tanah liat atau gerabah, tetapi saat ini juga ada kerajinan batok kelapa, bambu, rotan, kayu, dan lainnya untuk diolah menjadi barang hiasan yang memiliki nilai lebih tinggi.

 

Lokasi dan rute Desa Kasongan 

Desa Kasongan terletak di Pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Jika berangkat dari Kota Yogyakarta, Anda bisa mengambil rute ke arah selatan hingga menemukan perempatan Dongkelan (perempatan Ring Road Selatan – Jalan, Bantul). Pilih jalan ke arah selatan melewati Jalan Bantul. Perjalanan dari perempatan Dongkelan hanya memakan waktu sekitar 10 menit atau 20 menit dari pusat kota.

Editor : Kuntadi Kuntadi

Artikel asli : https://yogya.inews.id/berita/mengenal-desa-wisata-kasongan-pusatnya-kerajinan-gerabah-di-yogyakarta/all

logo