Mengembalikan Kepercayaan Wisatawan dengan Kampanye Bali I Miss U

Melihat Potensi Sport Tourism untuk Bangkitkan Sektor Pariwisata
September 18, 2020
UMKM Ekonomi Kreatif Didorong Masuk Pasar Modal
September 18, 2020

Inews.id/ Vien Dimyati/Diterbitkan 18 September 2020, pukul 19.20 WIB

 

JAKARTA, iNews.id – Bali menjadi salah satu destinasi populer yang diminati banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Ada banyak destinasi di Bali yang bisa dijelajahi.

Sayangnya, selama masa pandemi, pariwisata Bali sempat ditutup. Memasuki era new normal, Bali kembali memasuki adaptasi baru. Beberapa destinasi mulai berbenah untuk menyambut wisatawan.

Antarina S.F. Amir selaku Ketua Pertiwi Indonesia mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan ke Bali karena pandemi berdampak pada pertumbuhan Ekonomi Bali. Hal ini juga memengaruhi Perekonomian Nasional karena Pariwisata Bali menyumbang sekitar 40% Devisa Negara.

“Dipercayanya Bali sebagai salah satu destinasi wisata paling siap dalam penerapan protokol kesehatan disambut baik oleh Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali. Bali sangat antusias untuk menyambut kedatangan kembali wisatawan yang sempat tertunda beberapa saat,” kata Antarina, melalui peluncuran I Miss U Bali, di Jakarta, Jumat (18/9/2020).

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) juga telah mendukung Bali untuk memasuki adaptasi baru. Bali siap menyambut wisatawan dengan menerapkan Protokol Kesehatan berkonsep Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability (CHSE) atau Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Ramah Lingkungan sesuai arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Ekonomi dan Kesehatan harus berjalan beriringan sesuai dengan Penerapan CHSE pada sektor pariwisata di New Normal ini, sehingga budaya patuh terhadap basic protokol kesehatan 3 M yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak harus dipatuhi oleh semua pihak,” kata dia.

Menurutnya, budaya patuh ini akan sangat membantu meminimalisasi penularan Covid-19. Di sektor pariwisata ini akan membantu mewujudkan pariwisata yang sehat sehingga perekonomian akan kembali bergulir seiring dengan tetap terjaganya kesehatan wisatawan, para pelaku wisata dan masyarakat.

Dalam rangka mendukung upaya pemerintah membangkitkan pariwisata Bali dan meningkatkan kesadaran wisatawan untuk patuh menerapkan protokol kesehatan dalam berwisata, Perempuan Indonesia Maju (PIM), Pertiwi Indonesia, dan Prakarsa Nusantara menginisiasi kampanye pariwisata bernama Bali I Miss U.

Lana T. Koentjoro sebagai ketua PIM dan salah satu penggagas dari Bali I Miss U mengatakan, Bali I Miss U adalah kalimat paling pas untuk menggambarkan suasana batin wisatawan dan masyarakat Bali yang sudah sangat rindu untuk saling bertemu kembali.

“Kami percaya masyarakat Bali saat ini siap menghadapi budaya kepatuhan tersebut sehingga para wisatawan dapat melakukan perjalanan wisata dengan aman, menyenangkan dan sehat. Hal ini sesuai dengan salah satu tagline dari Bali I Miss U yaitu Berangkat Sehat Pulang Sehat,” katanya.

Untuk mematuhi penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di sebagian kota di Indonesia, Bali I Miss U saat ini juga lebih banyak melakukan kegiatan secara online, antara lain dengan memaksimalkan fungsi internet dan media sosial untuk berkomunikasi dengan Gerakan Kepatuhan Protokol Kesehatan dalam Berwisata.

Beberapa kegiatan online BALI I MISS U antara lain : Live Instagram, acara bincang-bincang dengan public figure, influencer, atau selebgram seputar Bali dan hal-hal yang dirindukan dari Bali. Acara ini disiarkan langsung melalui akun instagram @baliimissu.

Video Gerakan Kepatuhan Protokol Kesehatan Masa Berwisata, yaitu pembuatan dan penyebaran video gerakan kepatuhan yang menginformasikan penerapan protokol kesehatan yang dilakukan oleh unsur-unsur pariwisata mulai dari transportasi, akomodasi, wisata belanja dan lainnya, juga protokol kesehatan yang harus dipatuhi dan diterapkan oleh setiap pribadi wisatawan.

Selain itu ada virtual talk show Bali I Miss U yang akan menghadirkan narasumber dari lemerintah, pakar, pelaku usaha, akademisi, untuk membahas penerapan protokol kesehatan di sektor pariwisata.

“Selain kegiatan online seperti live Instagram, video dan virtual talk show, Bali I Miss U juga melaksanakan kegiatan offline untuk mendukung gerakan kepatuhan protokol kesehatan dengan membagikan masker secara gratis di lokasi-lokasi yang telah ditentukan,” kata Shinta Omar selaku Ketua Harian Pertiwi Indonesia.

Editor : Vien Dimyati

 

Artikel Asli: https://www.inews.id/travel/destinasi/mengembalikan-kepercayaan-wisatawan-dengan-kampanye-bali-i-miss-u

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

logo
Hubungi Kami