Mahasiswa Unpad Buat Program Wisata Virtual Layaknya Tur Sungguhan

Kreatif di Masa Pandemi COVID-19, The Rain Rilis Lagu Gombal Itu Indah
May 5, 2020
Film Pariwisata Indonesia Raih Penghargaan di ITFF Bulgaria
May 5, 2020

Pikiran-rakyat.com/Rani Ummi Fadila/Diterbitkan 5 Mei 2020, pukul 16.40 WIB

 

PIKIRAN RAKYAT – Sejumlah mahasiswa Program Studi Magister Pariwisata Berkelanjutan Universitas Padjadjaran (Unpad) membuat program wisata virtual ke sejumlah destinasi di Indonesia. Program itu dibuat untuk menumbuhkan geliat sektor pariwisata selama masa pandemi virus corona (Covid-19).

Selama pandemi Covid-19, sektor pariwisata melesu karena masyarakat harus berdiam diri di rumah. Melihat kondisi itu, lima mahasiswa Unpad, antara lain Reza Permadi, Irwan Tamrin, Fahriza Junizar, Muh. Fakhri Jamaluddin, dan Nurul Aldha, membuat program wisata virtual.

Bermodalkan aplikasi telekonferensi Zoom dan instalasi virtual tour, peserta program wisata virtual bisa merasakan informasi pariwisata layaknya tur sungguhan.

Reza Permadi selaku pemimpin kegiatan mengatakan, wisata virtual telah diselenggarakan dua kali ke dua destinasi wisata berbeda, yaitu Tana Toraja pada 26 April 2020, serta Dewa Wisata Nglanggeran pada 3 Mei 2020. Jumlah peserta pada tur kedua meningkat dibandingkan tur pertama.

“Dari tur pertama ke Tanah Toraja, dengan sekarang ke Desa Wisata Ngalanggeran. Pertumbuhan peserta mencapai 80%,” kata Reza dalam siaran pers yang diterima “PR”, Selasa 5 Mei 2020.

Peserta yang ikut selain masyarakat juga para pelaku usaha pariwisata. Dengan begitu, selain jalan-jalan, kegiatan wisata virtual juga diisi dengan bertukar cerita oleh para peserta.

Selain Tata Toraja dan Desa Wisata Nglanggeran, Reza dan kawan-kawan juga akan menggelar wisata virtual ke dua destinasi lainnya, yaitu Gunung Tambora pada 10 Mei 2020 dan Sawahlunto pada 17 Mei 2020. Pendaftaran peserta bisa dilakukan lewat tautan https://bit.ly/PirtualTour/.

Dipilihnya empat destinasi wisata tersebut bertujuan agar peserta wisata virtual menyadari bahwa destinasi wisata di Indonesia sangat beragam dan kaya perspektif. Di Toraja, peserta diajak melihat kentalnya budaya setempat. Sementara di Nglanggeran, peserta bisa melihat pemberdayaan masyarakat desa yang meraih Penghargaan Desa Wisata Terbaik Se-ASEAN.

Peserta juga bisa melihat kemegahan Tambora sebagai taman bumi dan terakhir Sawahlunto yang memiliki banyak peninggalan kejayaan masa lalu sebagai wisata heritage.

Saat pandemi Covid-19, masyarakat tidak bisa berlibur. Kondisi ini kemudian menjadi bahan diskusi dalam kegiatan perkuliahan, hingga tercetuslah ide untuk membuat konsep wisata secara virtual.

“Kami sebagai akademisi sebenarnya terpanggil melihat bahwa pariwisata kondisinya sangat terpuruk hari ini, tapi bukan berarti tidak ada peluang. Diperlukan sebuah terobosan yang bisa menghimpun kepedulian bersama terutama para pihak yang terlibat di pariwisata,” ujar Reza.

Ketua Program Studi Pariwisata Berkelanjutan Unpad Dr. Evi Novianti, M.Si., mengapresiasi atas inisiasi anak didiknya. Ia berharap, program yang digagas mahasiswa juga dapat direspons oleh para pemangku kepentingan pada bidang kepariwisataan. Dengan demikian, masyarakat bisa secara bersama-sama menghadapi situasi pandemi, khususnya pada sektor pariwisata.

 

Artikel Asli: https://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-01377079/mahasiswa-unpad-buat-program-wisata-virtual-layaknya-tur-sungguhan

logo
Hubungi Kami