Kota Bogor Mulai Buka Tempat Wisata, Vaksinasi Digencarkan

Siaran Pers : Menparekraf Dukung Konferensi Besar Masyarakat Adat Papua IV Wilayah Adat IV Bomberay
September 23, 2021
Bangkitkan Industri Pariwisata, Traveloka-Garuda Gelar Diskon Tiket Pesawat
September 23, 2021

Inews.id/Widniyati Retno Sumardiyani/Diterbitkan 23 September pukul 16.00 WIB

PIKIRAN RAKYAT – Pemerintah Kota Bogor mulai memberikan kelonggaran untuk operasional tempat wisata. Setelah hampir dua bulan tutup, Pemkot Bogor bakal memberlakukan uji coba operasional tempat wisata yang telah memenuhi persyaratan administrasi.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, uji coba operasional tempat wisata dilakukan karena saat ini target vaksinasi semakin masif.

Maka dari itu ia mempersilakan pelaku pariwisata untuk melakukan uji coba selama memenuhi persyaratan administrasi dan memahami protokol kesehatan (Prokes).

Namun, Bima mengaku akan bersikap tegas jika nanti saat uji coba ada ‘ledakan’ Covid-19. Ia pun tak segan mencabut izin usaha.

“Vaksinasi dan kondisi Indonesia jauh lebih sukses dibanding negara lain, ini berkat rantai koordinasi yang bagus dari pusat ke daerah. Kita saling komitmen, silakan buka, tapi prokesnya harus ada CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability) dan QR Code Peduli Lindungi,” ujar Bima, Rabu 23 September 2021.

Saat ini, Pemkot Bogor juga terus memperluas sasaran vaksinasi hingga pelosok wilayah.

Untuk itu, Bima meminta kolaborasi dari semua pihak. Sebab, tantangan memobilisasi warga di lapangan justru lebih sulit.

“Perlu lebih gesit dalam melibatkan semua unsur untuk masuk dan menembus titik-titik yang diidentifikasi warga yang belum di vaksin. Aparatur wilayah, mulai dari camat, lurah hingga RT atau RW tidak bisa bergerak sendiri karena itu diperlukan kolaborasi semua pihak,” kata Bima Arya.

Menurut Bima, seiring kondisi yang terus membaik di Kota Bogor, kegiatan masyarakat dan perekonomian terus dilakukan pelonggaran.

Oleh karena itu, aktivitas yang semakin meningkat harus diiringi dengan akselerasi vaksinasi di Kota Bogor.

Di sisi lain kata Bima Arya, target dari Presiden Joko Widodo pada bulan September di wilayah aglomerasi ditetapkan minimal telah mencapai 70 persen dosis pertama.

“Di Kota Bogor berkat kerja keras Kapolresta Bogor Kota dan jajaran serta kerja sama semua pihak, target yang diberikan Presiden Joko Widodo telah terlampaui. Vaksinasi dosis pertama Kota Bogor mendekati angka 80 persen,” kata Wali Kota Bogor.

Terkait pelonggaran yang, Bima Arya menyebut hal itu bukan berarti pelanggaran atau pengabaian. Masyarakat diimbau untuk menjaga dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

“Tetap siaga dan waspada walaupun kasus (Covid-19) yang ada semakin baik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor Atep Budiman mengatakan, melalui koordinasi Kemenparekraf sudah ada tempat wisata yang diujicobakan yakni J-Bond.

Tempat wisata berbasis alam ini diperbolehkan buka karena sudah memenuhi segala macam persyaratan administrasi.

“Jadi pengalaman J-Bond ini di share ke pelaku pariwisata lain dan pelaku pariwisata sudah secara mandiri mendaftar persyaratan, seperti sertifikasi CHSE ke Kemenparekraf dan QR Code Peduli Lindungi ke Kemenkes,” ujar Atep.

Lebih lanjut, Atep mengatakan, secara statistik pengendalian Covid-19 di Kota Bogor sudah cukup bagus dan angka-angka penyebaran Covid-19 sudah jauh menurun. Oleh karena itu, Pemkot Bogor akan secara simultan melakukan uji coba selama aturan dipenuhi pelaku pariwisata dan komitmen ini sudah dibangun pelaku pariwisata.

“Mudah-mudahan ke depan saling memberi optimisme bagi pariwisata Kota Bogor, sehingga bisa bangkit lagi, memberi kontribusi luas tidak hanya untuk pelaku pariwisata tapi bagi warga Kota Bogor dan PAD Kota Bogor,” kata Atep.

Artikel Asli: https://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-012658239/kota-bogor-mulai-buka-tempat-wisata-vaksinasi-digencarkan

logo