Klarifikasi PRMN: Sandiaga Uno Turunkan Rohali, Dorong Rojali Pariwisata

Banyak Dikunjungi Turis Asing, Jumlah Desa Wisata di Bali Melonjak
August 16, 2022
Belitung siapkan paket wisata “hopping island” bagi delegasi G20
August 16, 2022

Suaramerdeka.com/ Agus Toto Widyatmoko/ 16 Agustus 2022, 09:47 WIB

SEMARANG, suaramerdeka.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memiliki berbagai strategi dalam memajukan sektor pariwisata.

Salah satunya fokus terhadap wisatawan untuk bertransaksi sebagai dampak kunjungan ke obyek wisata dan obyek ekonomi kreatif.

“Dulu pariwisata fokus pada kuantitas (mass tourism) yaitu berapa jumlah turis tanpa menghitung dampak bagi lingkungan sekitar. Ada Rohali, apa itu, rombongan hanya lihat-lihat. Nah sekarang kita dorong sebagai Rojali yaitu rombongan jadi beli berdampak pada peningkatan ekonomi,” kata Sandiaga Uno dalam acara Klarifikasi PRMN: World Tourism Day 2022, Sabtu, 13 Agustus 2022 secara virtual.

Adanya transaksi di industri pariwisata dan ekonomi kreatif ini, lanjut Sandiaga Uno, akan lebih cepat memulihkan situasi ekonomi setelah terhenti akibat pandemi.

Tentang kesiapan World Tourism Day 2022, ia menjelaskan bahwa pada 27 September 2022 jadi puncak peringatan di Bali.

“Ini luar biasa saat bersamaan dunia mencatat kenaikan fenomenal dari Indonesia. Sekarang menempati indeks 32 atau loncat melewati Vietnam, Thailand, dan Malaysia,” kata Sandi.

Ia menegaskan pariwisata bangkit untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan dan berkualitas.

Dampaknya adalah penciptaan lapangan kerja, serta keterlibatan stake holder pariwisata.

“Bisa berdampak positif dan melibatkan pentahelik pariwisata. Ada keteribatan dari Pemda, asosiasi, lembaga wisata, media, dan pendidikan,” ungkapnya.

Target pengunjung sudah pasti akan ditetapkan, sekaligus menata pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, serta menopang desa wisata dan budaya.

“Total pada 2022 ditargetkan sebanyak 1,8 juta hingga 3,6 juta orang. Wisatawan itu kita harapkan tinggal lebih panjang dan berdampak ekonomi serta keberlenjutan,” tuturnya.

Tentang 5 destinasi pariwisata superprioritas, ia mengatakan pada 2020 pemerintah komitmen membangun Bali-bali baru dengan anggaran Rp 11,7 triliun.

Dua-tiga tahun pertama pembangunan infrastruktur sudah menarik investasi Rp 30 triliun.

“Lima tahun ke depan diharapkan menyerap investasi Rp 180-200 triliun. Baik PMA maupun dalam negeri. Pasca pandemi kami targetkan investasi Rp 100 triliun, ini merupakan 7,5 persen target investasi nasional, dan pada 2023-2024 mencapai Rp 1.100 triliun,” ungkapnya.

Ia mengatakan pada 2022 total wisatawan ditarget 1,8-3,6 juta orang dengan angka devisa 500 juta-1 miliar dolar AS (setara Rp 7 triliun-Rp 14 triliun).

“Untuk itu mari kita selesaikan agenda besar untuk 5 destinasi prioritas. Tidak hanya Bali, tapi juga destinasi lain,” tandasnya.

Seperti diketahui pemerintah telah menetapkan 5 destinasi prioritas.

Dikutip dari laman kemenparekraf.go.id, Kemenparekraf/Baparekraf terus fokus kembangkan 5 Destinasi Super Prioritas di Indonesia, yaitu Borobudur, Likupang, Mandalika, Danau Toba, dan Labuan Bajo.

Artikel asli : https://www.suaramerdeka.com/nasional/pr-044182750/klarifikasi-prmn-sandiaga-uno-turunkan-rohali-dorong-rojali-pariwisata

logo