Kemenparekraf Gelar Penjualan Daring Pariwisata Nusantara

DISBUDPAR Kabupaten Banyuwangi Gelar Pameran Kepurbakalaan 2020
September 4, 2020
Pengelola Candi Borobudur Harap Kuota Pengunjung Ditambah
September 4, 2020

Medcom.Id /M Studio /04 September 2020, 16:11 WIB

Jakarta: Dalam upaya membangkitkan kembali pariwisata di Tanah Air, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengadakan Virtual Sales Mission.

Sebanyak 45 seller dari jenis bisnis agen perjalanan, museum, kebun binatang, penyedia jasa transportasi, hotel dan resort hadir dalam kegiatan daring bertajuk Misi Penjualan Daring Pariwisata Nusantara.

Virtual Sales Mission bertujuan untuk secara virtual mempromosikan destinasi wisata ke pasar potensial B2B domestik, memfasilitasi interaksi bisnis B2B (misi penjualan), dan secara virtual mempromosikan kesepakatan penjualan B2B dalam satu ekosistem promosi digital. Adapun buyer yang terlibat dalam kegiatan ini, yaitu Traveloka, Klook, dan Travelsquare.

Acara dibuka oleh Vinsensius Jemadu selaku DirekturPemasaran Nusantara, ASEAN & Oceania, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. “Para pelaku usaha harus tetap bersemangat dan tetap mengimplementasikan CHS (Cleanliness, Health & Safety) pada era new normal,” ujarnya.

Pada acara tersebut, seluruh seller dibagi ke dalam tiga business room, yaitu Traveloka business room, Klook business room, dan Travelsquare business room. Para seller mendengarkan pemaparan dari para buyer, yaitu Kepala Bidang Strategis Kemitraan dan Perjalanan Internasiona Traveloka Nafisah Wulandari; Bidang Pengembangan Bisnis untuk Pasar Indonesia, Singapura dan Malaysia, Klook, Henry Hooper; serta CEO dan salah satu pendiri Travelsquare Patric Olenczak.

Nafisah Wulandari menjelaskan strategi pengembangan bisnis secara online untuk menghadapi masa new normal bersama Traveloka Experience, di mana Traveloka Experience sendiri menjadi salah satu Online Travel Agent yang memiliki platform terbesar di Asia Tenggara.

“Khususnya dalam era new normal saat ini Traveloka Experience meluncurkan paket terbaru yaitu Traveloka Experince Recovery Program, yaitu pihak merchant/seller akan dapat memiliki banyak keuntungan seperti implementasi scan & go (metode cashless), flexibook yang memudahkan para pelaku perjalanan untuk melakukan booking secara online sebelum berkunjung, lalu yang terakhir adalah Clean Experience Exposure (mepromosikan bisnis merchant/seller bahwa sudah aman dan bersih serta mengikuti protokol kesehatan),” ujar Nafisah.

Kemudian, Henry Hooper menjelaskan bahwa Klook adalah salah satu Online Travel Agent yang menjadi One Stop dan go-travel Platform untuk booking sebuah destinasi dari berbagai kategori, seperti atraksi, lokal transfer, makanan dan minuman, wifi, dan lainnya.

“Klook platform sangat memudahkan banyak penggunanya, karena hanya dengan booking & pay online para pelaku perjalanan dapat dengan mudah untuk berkunjung dan target utama Klook adalah millenials yang gemar traveling,” kata Henry.

Sementara, perusahaan TravelSquare menjadi Online Travel Agent pertama yang menggabungkan antara reservasi, sosial media, fitur chat online, komunitas, adanya kategori hotel untuk memudahkan penggunanya dan paket bundle produk yang ditawarkan oleh merchant/seller.

“Semua hal tersebut tersedia di TravelSquare Website. TravelSquare juga memiliki keunikan untuk media presentasinya dalam mengiklankan/mempromosikan para mitra nya, yakni dengan memunculkan beragam video yang menarik,” kata Patric Olenczak.

Acara yang berlangsung 6 jam ini berjalan dengan baik dan diharapkan dapat mendorong lebih banyak paket wisata yang tercipta untuk wisata domestik.

Artikel Asli : https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/4KZR8aYK-kemenparekraf-gelar-penjualan-daring-pariwisata-nusantara?utm_source=desktop&utm_medium=terbaru&utm_campaign=WP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

logo
Hubungi Kami