Kemenparekraf Gandeng AMBS Dampingi Desa Wisata Lembah Dong Dhe

Siaran Pers : Kemenparekraf Dorong Digitalisasi Musik Indonesia di Tengah Pandemi COVID-19
October 8, 2020
Kemenparekraf : Penting, Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Labuan Bajo
October 8, 2020

Suaramerdeka.com / Langgeng Widodo / 8 Oktober 2020, 08:48 WIB

SOLO, suaramerdeka.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggandeng Akademi Pariwisata Mandala Bhakti Surakarta (AMBS) untuk memberi bimbingan teknis dalam pendampingan di Desa Wisata Lembah Dong Dhe di Dukuh Mlilir Desa Gentungan Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar, kemarin, di Tawangmangu.

Sejumlah akademi dari AMBS memaparkan materi dalam bimtek sehari yang dibuka Muniati dari Direktorat Pengembangan SDM Deputi Bidang SDM Dan Kelembagaan Destinasi. Yakni, Arnes Anandita yang memberi materi tentang Sapta Pesona,  Erna Wigati menyampaikan materi tentang CHSE dan Pelayanan Prima.

Dilanjutkan Tri Wahyuningsih, yang mengisi materi tentang Exploring dan terakhir Septi Wulandari dengan materi Packaging dan Presentasi. Bimtek yang dipandu moderator Wahyu Ari Indriastuti, kaprodi Diploma tiga perhotelan itu diikuti 25 peserta dari desa wisata Lembah Dong Dhe, Gentungan, dan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

“Setiap destinasi wisata, restoran, dan perhotelan wajib memiliki tim khusus covid-19 sesuai SK yang baru saja dikeluarkan, tidak terkecuali untuk desa wisata,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Karanganyar Drs. Titis Jawoto.

Ketua Pokdarwis Lembah Dong Dhe Desa Gentungan, Mulyono berterima kasih kepada Kemenparekraf, Akademi Pariwisata Mandala Bakti Surakarta dan Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar. Sebab Bimtek itu memberi pengetahuan yang sangat berharga bagi desa wisata, terutama mengelola desa wisata di masa pandemi Covid 19.

“Ada juga pelatihan mengelola desa wisata dari nol sampai mengembangkan desa wisata ke tingkat internasional serta dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui pemberdayaan warga, antara lain sebagai pekerja di sektor wisata, kerajinan, kuliner, homestay, budaya dan pertanian organik,” kata dia.

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/regional/solo/242952-kemenparekraf-gandeng-ambs-dampingi-desa-wisata-lembah-dong-dhe

logo