Kemenparekraf ajak mitra Bali kembangkan pemasaran pariwisata

Siaran Pers : Kemenparekraf Gandeng 6 Organisasi Profesi Desain Terbitkan Buku ‘Proyeksi Desain’
November 10, 2020
Kuota Pengunjung Candi Prambanan Ditambah pada Libur Akhir Tahun
November 10, 2020

Antaranews.com / I Komang Suparta / 10 November 2020 7:09 WIB

Badung (ANTARA) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggandeng mitra yang berdomisili di Bali dalam mengembangkan pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pada acara “Wonderful Day and Wonderful Indonesia” di Seminyak, Kabupaten Badung Bali, Senin, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya, menjelaskan empat pilar pemasaran yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 mengenai Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional, yaitu Pengembangan Pasar, Pembangunan Citra, Promosi, dan Kemitraan.

Nia Niscaya mengatakan selain beberapa mitra yang berdomisili di Bali, perjanjian kemitraan pemasaran kali ini juga diikuti oleh sejumlah perusahaan internasional dan merek sepeda yang sedang naik daun.

Ia mengutarakan harapannya agar program-program yang dihasilkan dari kemitraan pemasaran ini akan meningkatkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara dan kunjungan wisatawan mancanegara serta nilai dari sektor ekonomi kreatif seperti kuliner, fesyen, dan kriya.

Kemenparekraf melakukan konfirmasi secara administratif komitmen dari para calon mitra di Bali, dengan penyelenggaraan kegiatan prosesi tanda tangan Nota Kesepahaman yang dilakukan oleh Deputi Bidang Pemasaran dan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

“Program Kemitraan Pemasaran ini memiliki peranan penting untuk meningkatkan brand awareness dan recognition Wonderful Indonesia yang merupakan brand pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia,” katanya.

Ia mengatakan untuk memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia tentu tidak bisa dilakukan sendiri, perlu kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam spirit Indonesia Incorporated.

Sementara itu, Direktur Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf Martini M. Paham memaparkan, pendekatan strategi pemasaran secara digital menjadi yang utama dengan berbagai bentuk kampanye yang meyesuaikan momen tertentu.

Martini mengemukakan bahwa Program Kemitraan Pemasaran melalui Co-Branding ini menjadi salah satu instrumen penting dalam melakukan pemasaran, khususnya meningkatkan pengenalan merek dari Wonderful Indonesia. Selain itu, dengan bekerja sama secara sinergi dalam balutan Kemitraan Pemasaran, para pihak diharapkan mampu melakukan penetrasi ke pasar yang baru.

Mitra-mitra yang melakukan tanda tangan kerja sama, antara lain American Express, Krisna Oleh-Oleh, Sea Safari Cruise, Artotel Group, Waterbom Bali, Sababay Winery, Crispy Duck, Secret Garden, Herborist, Taman Nusa, Bakmie Naga, dan Element Bike.

Pada kesempatan ini sekaligus mengumumkan peluncuran seri khusus “Sepeda Wonderful Indonesia” dengan desain Bali, Jawa Tengah, dan Sulawesi.

Kombinasi mitra yang memiliki karakteristik pasar masing-masing, diharapkan mampu membantu akselerasi kegiatan pemasaran Kemenparekraf untuk mendatangkan wisatawan mancanegara maupun mendorong pergerakan wisatawan nusantara. Para mitra ini sudah merancang program-program yang akan dikolaborasikan baik dengan Kemenparekraf maupun bersama mitra lainnya untuk tahun 2021.

Setelah Bali, kerja sama dengan melibatkan merek atau perusahaan lain ini akan terus berlanjut dan berkembang dengan menggandeng mitra-mitra lainnya dari berbagai industri dan lebih banyak lagi guna mendukung pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Editor : Edy M Yakub

Artikel Asli : https://bali.antaranews.com/berita/215548/kemenparekraf-ajak-mitra-bali-kembangkan-pemasaran-pariwisata

logo