Berkat medsos, produk anyaman Gianyar tembus ke Spanyol dan Italia
August 11, 2020
Kemenparekraf Ajak Industri Kreatif Tetap Berkarya di Tengah Badai Covid-19
August 11, 2020

Liputan6.com/Henry/Diterbitkan 11 Agustus 2020, pukul 19.01 WIB

 

Liputan6.com, Jakarta –  Di masa new normal, sejumlah tempat wisata sudah mulai dibuka kembali. Salah satunya Gunung Prau di Wonosobo, Jawa Tengah. Kawasan wisata ini sudah memasuki uji coba tahap dua pada Senin, 10 Agustus 2020. Semua jalur pendakian di Gunung Prau telah dibuka untuk umum.

Dilansir dari akun Instagram resminya @prau_mountain, 7 Agustus 2020, pengumuman tersebut tercantum dalam Surat Forum Koordinasi Gunung Prau Indonesia (FKPI) Nomor 2020/FKPI-08/01 tertanggal 7 Agustus 2020 tentang Pemberitahuan Pembukaan Jalur Pendakian dalam Masa Uji Coba Tahap Kedua.

Berdasarkan hasil rapat Forum Koordinasi Gunung Prau Indonesia (FKPI) menyeakati bahwa dalam rangka uji coba Tahap Ke-2, semua basecamp Gunung Prau resmi dibuka untuk umum pada 10 Agustus 2020 dengan menjelankan protokol kesehatan dan peraturan yang sudah ditentukan,” tulis surat pengumuman tersebut.

Pada pembukaan tahap kedua tersebut, FKPI telah menaikkan kuota pendakian dari 25 persen menjadi 50 persen yaitu Patak Banteng 1.200 orang, Dieng 500 orang, Dwarawati 200 orang, Kali Lembu 400 orang, Igirmranak 200 orang, dan Wates 500 orang.

Sebelumnya, jalur pendakian Gunung Prau via Dieng telah dibuka sejak pertengahan Juli 2020 namun hanya bagi pendaki asal Jawa Tengah saja. Meski sudah dibuka untuk umum, para pendaki wajib mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dan beberapa syarat pendakian lainnya.

Berikut ketentuan dan persyaratan pendaki di Gunung Prau saat new normal:

  1. Wajib membawa surat keterangan sehat
  2. Wajib membawa fotocopyKTP atau identitas lainnya
  3. Wajiib membawa hand sanitizer
  4. Wajib memakai dan membawa masker cadangan
  5. Wajib membawa perlengkapan pendakian sesuai SOP
  6. Kuota pendakian 50 persen dari kapasitas normal
  7. Tenda diisi 50 persen dari kapasitas
  8. Peraturan lama masih berlaku.

Golden Sunrise dan Sunset

Dikutip dari Kanal Regional Liputan6.com, Gunung Prau memiliki tinggi 2.565 mdpl, terletak di dataran tinggi Dieng Kabupaten Wonosobo, Jawa tengah. Tepatnya di perbatasan Kabupaten Kendal dan Kabupaten Wonosobo.

Puncak tertinggi dataran Dieng ini ternyata menyimpan sejuta keindahan yang sangat populer di kalangan pendaki. Gunung Prau ini bukan termasuk gunung berapi, karena itu banyak pendaki yang berdatangan.

Untuk sampai ke puncak Prau membutuhkan waktu 2–3 jam sehingga cocok bagi pendaki pemula. Terdapat tiga jalur, yaitu jalur Kenjurun di Kendal, jalur Pranten di Batang, dan jalur Pathak Banteng di Wonosobo.

Sekitar 89 persen pendaki, menggunakan jalur Pathak Banteng karena lebih dekat untuk mencapai puncak. Jalur pendakian Pathak Banteng memiliki tiga pos dengan masing-masing tingkat kesulitan. Semakin tinggi, kondisi jalan semakin menyempit kanan kiri pun jurang.

Puncak Gunung Prau dijadikan tempat mendapatkan golden sunrise dan sunset yang sangat indah. Awan putih bagai lautan yang bergerak terbawa oleh angin, memanjakan mata pendaki melihat panorama tersebut.

Waktu yang paling tepat untuk mendaki Gunung Prau adalah pertengahan tahun karena cuacanya sangat cerah. Udara pun dingin, sehingga gumpalan es atau embun upas mudah ditemukan.

 

Artikel Asli: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4328011/kembali-dibuka-simak-syarat-untuk-mendaki-gunung-prau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

logo
Hubungi Kami