Kegiatan Ramadan di Jatim Digelar Daring

Tim Ricis sumbang keuntungan penjualan album untuk penanganan COVID-19
April 23, 2020
Pemerintah Perluas Sektor Usaha Terdampak Corona yang Dapat Insentif, Ini Rinciannya
April 23, 2020

Medcom.Id / Amaluddin / 23 April 2020, 10:06 WIB

 

Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyiapkan berbagai kegiatan Ramadan selama pandemi virus korona (covid-19). Kegiatan dilakukan secara daring.

“Pertama, kita akan melakukan Megengan (tasyakuran menyambut Ramadan) dengan online. Nanti kita mulai jam 16.00 WIB dengan Bupati Pamekasan, Jombang, Madiun, Trenggalek dan Bupati Lumajang,” kata Khofifah, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu malam, 22 April 2020.

Menurut Ketum PP Muslimat NU ini, megengan merupakan kebiasaan masyarakat sebagai penanda masuknya Ramadan. Penanda Ramadan disiapkan kue apem sebanyak 1.441 biji sesuai tahun Hijriyah.

“Apem itu simbolis kata Afwun atau mengajak, supaya kita saling memaafkan jika punya haqqul adami (dosa satu sama lain), sebelum masuk Ramadan atau untuk memperbaiki hubungan sesame manusia, itulah filosofinya,” tuturnya.

Selain megengan, pihaknya juga menggelar tadarus secara online oleh para hafiz dan hafizah mulai pukul 07.00 hingga 08.00 WIB. Dia berharap masyarakat bisa mengikuti kegiatan tadarus daring di rumah masing-masing.

Kemudian, pada sore hari, digelar lomba baca salawat Thibbil Qulub, dan syiir Li Khomsatun ijazah dari hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari. Kegiatan pun digelar secara daring di Masjid Al Akbar Surabaya, dengan tujuan menolak bala, bencana, dan wabah.

“Lomba ini bisa diikuti keluarga atau kelompok remaja, dan anak-anak juga bisa ikut. Selain itu kita juga siapkan kajian islam, dengan narasumber dari berbagai disiplin ilmu. Harapannya, supaya anak-anak tetap di rumah dan menjadikan rumah sebagai pesantren selama Ramadan,” pungkas Khofifah.

Artikel Asli : https://www.medcom.id/ramadan/news-ramadan/ybDlVxmb-kegiatan-ramadan-di-jatim-digelar-daring

logo