Kampung Tambelan Sampit Jadi Ikon Wisata Baru di Pontianak

Pameran wisata Jakarta Moslem Friendly digelar bulan ini
August 3, 2022
Agen Wisata Kembali Buka Layanan di Bandara Komodo NTT
August 3, 2022

Kumparan.com / Hi Pontianak /  3 Juli 2022, 13:51 WIB

Hi!Pontianak –  Kampung Tambelan Sampit yang berada di tepian Sungai Kapuas, tepatnya di jalan Panglima A. Rani, akan menjadi ikon wisata baru Kota Pontianak. Hal tersebut selaras dengan diluncurkannya Galeri Tambelan Kreasi, yang digagas oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kalengkang Kelurahan Tambelan Sampit, Minggu, Juli 2022

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi gagasan dan inisiasi Pokdarwis yang menjadikan Kelurahan Tambelan Sampit menjadi salah satu kampung budaya untuk diangkat ke permukaan dan diperkenalkan sebagai destinasi wisata di Pontianak Timur.

“Saya ucapkan terima kasih kepada kelompok sadar wisata karena mereka merupakan motor penggerak kreativitas masyarakat untuk terus tampil mengembangkan potensi wisata yang ada di kawasannya,” ujar dia.

Selain mengusung budaya lokal, ia berharap warga sekitar juga mengembangkan potensi-potensi yang ada termasuk kekayaan kuliner sebagai daya tarik wisata. Alasannya, kuliner yang enak akan menjadi incaran penikmat kuliner di manapun tempatnya.

“Kalau itu nyaman dan disenangi, pasti dicari penggemar kuliner di manapun ia berjualan,” ungkapnya.

Edi juga mengharapkan kolaborasi masyarakat dan pemerintah semakin diperkuat dalam rangka menunjang perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kampung  Budaya Tambelan Sampit menjadi salah satu contoh kolaborasi masyarakat dengan pemerintah.

“Dengan terus dikembangkannya Kampung Budaya di Kelurahan Tambelan Sampit ini, diharapkan Pontianak Timur semakin hari semakin maju termasuk masyarakatnya,” tuturnya.

Dia menambahkan, di Kelurahan Tambelan Sampit, pihaknya sudah mulai membangun infrastruktur jalan di sekitar promenade. Dengan adanya penataan di kawasan ini, ia berharap Tambelan Sampit menjadi ikon wisata yang akan memperkaya destinasi wisata di Kota Pontianak.

“Sehingga desa wisata tidak hanya ada di Pontianak Selatan atau Tenggara, tetapi juga di Pontianak Timur ini termasuk Tambelan Sampit,” imbuhnya.

Diakuinya, ekonomi kreatif (ekraf) dimulai dari budaya masyarakatnya. Beberapa tahun terakhir di tengah menghadapi recovery akibat pandemi, upaya untuk membangkitkan ekraf juga terus dilakukan. Apalagi Kota Pontianak tidak memiliki kekayaan alam yang bisa dikelola seperti hasil tambang atau hasil hutan. Melainkan mengandalkan perdagangan dan jasa. Sebagai kota perdagangan dan jasa, pelayanan terhadap masyarakat menjadi hal utama.

“Termasuk aktivitas masyarakat di sektor UMKM ini juga yang bisa menggerakkan roda perekonomian kita,” kata Edi.

Infrastruktur yang berkualitas, kerapian, kebersihan dan keamanan menjadi faktor penting untuk menunjang kota perdagangan dan jasa. Dengan begitu, kata dia, segala yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam menunjang aktivitasnya termasuk menggerakkan roda perekonomian bisa terpenuhi.

“Secara bertahap kita akan terus membangun Pontianak untuk menjadikan infrastrukturnya yang representatif dan menunjang kehidupan masyarakat,” ucapnya.

Artikel asli : https://kumparan.com/hipontianak/kampung-tambelan-sampit-jadi-ikon-wisata-baru-di-pontianak-1yOIKAJPlGQ/full

logo