Jokowi Resmikan Tol Binjai-Stabat, Ini Harapannya

Siaran Pers: Menparekraf Harap Festival Budaya Tionghoa di Sumut Jadi Simbol Kebhinekaan untuk Bangkitlan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja
February 4, 2022
Tanggapan Sandiaga Uno terkait Mafia Karantia bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri
February 4, 2022

Kumparan.com / Kumparanbisnis/ 4 Februari 2022, 12:50 WIB

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Jumat (4/2) meresmikan jalan tol Binjai-Stabat di Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara.

“Dengan mengucap bismillahirohmanirohin, jalan tol Binjai Langsa seksi satu Binjai Stabat pada hari ini saya resmikan,” ujar Presiden pada peresmian Jalan Tol Binjai-Stabat di Kabupaten Langkat, Jumat (4/2).

Presiden mengatakan, konektivitas jalan nasional yang saling menghubungkan provinsi-provinsi di Indonesia juga akan menghubungkan sentra-sentra produksi. Selain itu, tol ini juga diharapkan dapat menghubungkan daerah-daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan dapat membuka peluang usaha baru, terutama yang berada di sekitar jalan tol.

Jokowi mencontohkan sentra jeruk yang berada di Kabupaten Karo. Menurutnya, dengan dibangunnya jalan tol ini akan menghubungkan sentra-sentra produksi, sentra pertanian dan perkebunan, hingga sentra wisata. Sehingga produk Jeruk di Kabupaten Karo punya harga yang lebih kompetitif.

“Saya berani menjamin tidak akan kalah harganya dibandingkan harga-harga impor. Kita ini sering kalah produk kita dengan barang impor karena harga kita terlalu tinggi,” ujar Presiden.

Menurutnya, harga yang mahal itu disebabkan oleh biaya transportasi yang besar. Dengan dibangunnya jalan tol tersebut, Presiden mengatakan biaya transportasi akan turun hingga 75 persen.

“Arahnya semuanya ke sana. Bukan hanya membangun fisik seperti ini. Rakyat akan menikmati, petani akan menikmati, pekebun akan menikmati, yang berkaitan pariwisata akan menikmati,” ungkapnya.

Selain itu, pembangunan jalan tol ini, kata Presiden, juga akan berdampak positif bagi sektor pariwisata di Sumatera Utara. Misalnya kawasan wisata Bukit Lawang di Bohorok, kawasan wisata Tangkahan, kawasan wisata rohani Tuan Guru di Tanjung Pura Langkat.

“Saya titip agar infrastruktur yang baik ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung usaha-usaha baru, meningkatkan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Adapun ruas jalan tol ini memiliki panjang 11,8 km dan merupakan bagian dari jalan tol Binjai-Langsa sepanjang 131 km. Jalan tol tersebut akan menghubungkan Provinsi Sumatera Utara dengan Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Serta menjadi bagian dari jalan tol Trans Sumatera yang menghubungkan Lampung hingga Aceh.

Artikel asli : https://kumparan.com/kumparanbisnis/jokowi-resmikan-tol-binjai-stabat-ini-harapannya-1xRK5SD5k4j/full

logo