Jakarta Metaverse Upaya Komite Ekraf Jakarta Ciptakan Melting Pot Pelaku Ekraf di Masa Pandemi

Merek Fesyen Indonesia Bakal Boyong Busana Netral Gender ke Runway New York Fashion Week 2022
August 24, 2021
Bupati Pangandaran Promosikan Desa Wisata
August 24, 2021

Inilah.com/Abdullah Mubarok/Diterbitkan 24 Agustus 2021 pukul 17.20 WIB

Pandemi Covid-19 membuat perekonomian nasional begitu terpukul, bahkan meski pemerintah menyatakan kini Indonesia telah lepas dari resesi namun tercatat pertumbuhan Ekonomi DKI Jakarta pada semester 1 masih minus 1,65%.

Besarnya potensi pengelolaan pelaku Ekraf secara profesional memiliki dampak besar terhadap DKI Jakarta. Bahkan, pertumbuhan sektor Ekraf DKI Jakarta telah melebihi pertumbuhan rata-rata ekonomi DKI Jakarta. Tercatat beberapa subsektor Ekraf DKI Jakarta berkembang secara pesat di masa pandemi.

Situasi tersebut mendorong Komite Ekraf Jakarta (KE JKT) menggelar Jakarta Metaverse pada 27-29 Agustus 2021. Jakarta Metaverse merupakan sebuah semangat pergerakan dan juga melting pot yang diinisiasi oleh para pelaku ekraf Jakarta dalam membangkitkan kolaborasi lintas sektor kreatif, yang menerobos batas, menciptakan kebaruan, dan mendisrupsi cara berfikir.

Mengusung tema ‘The New Age of Creative Economy’, KE JKT berupaya menghadirkan sebuah babak baru Ekraf DKI Jakarta yang bertujuan mengajak para pelaku untuk bisa beradaptasi, berinovasi agar dapat menciptakan suatu kreasi baru, kesempatan baru, untuk terciptanya ekosistem ekonomi baru.

Diaz Hensuk, Ketua KE JKT, menuturkan bahwa Jakarta Metaverse akan berupaya mendorong perspektif ekonomi baru melalui panel diskusi, keynote, dan juga penggalangan dana, yang secara langsung melibatkan inovator dan kreator di industri ekraf, secara inklusif. “Melalui Jakarta Metaverse kami berupaya menciptakan perspektif baru yang berdampak positif terhadap kemajuan industri ekraf di Jakarta. Sekaligus menjadi bagian dari dasar rancangan diskusi pengembangan peta jalan Ekraf DKI Jakarta ke depannya.”

“Kami mencoba menggagas ruang kolaborasi yang memungkinkan terciptanya diskusi dan sinergi yang berkesinambungan. Harapannya adalah terciptanya banyak kesempatan baru dalam penciptaan bisnis, akses terhadap jaringan, dan inovasi. Sehingga ekosistem Ekraf di DKI Jakarta akan semakin baik dan sejahtera kedepannya,” tutur Diaz.

Jakarta Metaverse menghadirkan Lebih dari 80 pembicara lintas subsektor ekonomi kreatif selama 3 hari. Serta menyuguhkan 25 panel diskusi yang terbagi dalam 2 panggung. Sederet nama yang telah terkonfirmasi menjadi pengisi acara melingkupi Irawan Karseno,  Ari Juliano, Cahyadi Wanda, Shawn Liem, Ade Putri,  Diaz Hensuk,  Elwin Hendrijanto, Chitra Subyakto,  Diana Nazir,  Kukuh Rizal, Wilson Tjandra, Antonny Liem, hingga Hadi Ismanto. Untuk dapat mengikut berbagai sesi di Jakarta Metaverse, daftar di www.jakartametaverse.id. [adv]

Artikel Asli: https://www.inilah.com/news/583/jakarta-metaverse-upaya-komite-ekraf-jakarta-ciptakan-melting-pot-pelaku-ekraf-di-masa-pandemi

logo