Indonesia Iran Perkuat Kerja Sama Wisata dan Sektor Ekonomi Kreatif

Menakar Seberapa Besar Work from Bali Mendongkrak Perekonomian
June 16, 2021
Siaran Pers : Menparekraf Harapkan 5 Kepala Daerah Perkuat Sinergi di Sektor Parekraf
June 16, 2021

Pikiran-rakyat.com/Aldiro Syahrian/Diterbitkan 16 Juni 2021 pukul 18.11 WIB.

PIKIRAN RAKYAT – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Khosh Heikal Azad.

Pertemuan keduanya berlangsung Selasa, 15 Juni 2021 di Gedung Sapta Pesona Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, dibahas terkait memperkuat kerja sama sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kedua negara.

Saat pertemuan, Sandiaga Uno menyebutkan Indonesia dan Iran memiliki ikatan sejarah dan budaya yang sudah lama terbangun.

“Ini terlihat dari catatan sejarah kita yang menyebutkan kedatangan para pedagang asal Iran ke Indonesia di masa lalu serta beberapa kesamaan kosakata dalam bahasa Indonesia dan bahasa Persia,” kata Sandiaga dalam keterangan pers yang diterima Pikiran-Rakyat.com, Rabu, 16 Juni 2021.

Sandiaga berpendapat, Indonesia dan Iran perlu terus menjalin kerja sama di bidang wisata sejarah dengan menggandeng berbagai pihak terkait.

“Wisata budaya dan sejarah menjadi salah satu prioritas kami agar dapat menarik wisatawan asal Iran untuk berkunjung ke Indonesia,” katanya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, pada 2019, tercatat ada 10.440 wisatawan Iran yang berkunjung ke Indonesia. Namun, angka ini mengalami penurunan di tahun 2020 akibat pandemi COVID-19, yaitu sebesar 1.340 wisatawan.

“Kolaborasi ini kita harapkan dapat meningkatkan kembali angka kunjungan wisatawan Iran ke Indonesia di masa yang akan datang pascapandemi COVID-19,” tutur Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga mengatakan kedua negara juga memiliki potensi kolaborasi di subsektor-subsektor ekonomi kreatif seperti kriya, fesyen, dan arsitektur. Terlebih, sektor ekonomi kreatif Indonesia berhasil menyumbang angka produk domestik bruto sebesar Rp1.100 triliun pada 2020.

“Sebagaimana yang kita ketahui bersama, kerajinan tangan Iran merupakan salah satu karya seni yang memiliki signifikansi di industri artistik karena memiliki akar budaya dan sejarah yang kuat. Sehingga, saya ingin melihat kesempatan-kesempatan untuk meningkatkan angka perdagangan produk ekonomi kreatif antar kedua negara,” jelas Sandiaga.

Sementara Khosh mengatakan, melalui pariwisata diharapkan dapat memulihkan perekonomian kedua negara.

“Saya harap dengan adanya kerja sama ini, kita dapat segera bangkit dari pandemi COVID-19,” ungkap Khosh.***

 

Artikel Asli: https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-012065727/indonesia-iran-perkuat-kerja-sama-wisata-dan-sektor-ekonomi-kreatif

logo